The Knowledge For Our Common

Showing posts with label INTERNASIONAL. Show all posts
Showing posts with label INTERNASIONAL. Show all posts

Saturday, March 15, 2014

Fokus Penyelidikan Beralih Kepada Anak Kapal, Penumpang MH370




Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak , Sabtu mengatakan berdasarkan perkembangan terakhir misi mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 , pemerintah telah mengubah fokus penyelidikan mereka kepada kru dan penumpang pesawat itu .
Najib mengatakan pemerintah masih menyelidiki semua kemungkinan , alasan kenapa penerbangan MH370 itu menyimpang dari jalur asalnya menuju ke Beijing , setelah dikonfirmasi bahwa pesawat yang dilihat dalam data radar utama adalah MH370 .
" Selama tujuh hari lalu kami telah melacak setiap indikator dan meneliti setiap kemungkinan . Kepada keluarga dan teman mereka yang terlibat , kami harap informasi baru ini akan membawa kita lebih dekat dengan penemuan pesawat itu , " katanya dalam konferensi pers di Sepang .
Najib telah mengarahkan Kementerian Luar sehingga memberi penerangan penuh kepada pemerintah - pemerintah asing yang memiliki penumpang dalam pesawat tersebut .
Najib juga mengarahkan pemerintah Malaysia untuk berbagi semua informasi yang terkait secara independen dan transparan dengan tim investigasi yang lebih besar , negara - negara tetangga dan mitra internasional yang menyertai operasi bersama itu .
Sejauh hari ini 14 negara , 43 buah kapal dan 58 pesawat terlibat dalam pencarian itu .
Dia mengatakan meskipun begitu hangat spekulasi yang disebarkan , pemerintah memiliki tanggung jawab terhadap penyelidikan yang dilakukan dan keluarga terlibat , untuk hanya mengeluarkan informasi yang telah disepakati dan disahkan bersama .
" Dorongan utama kami sudah semestinya untuk menemukan pesawat yang dicari . Selama tujuh hari lalu , kami telah melacak setiap indikator dan meneliti setiap kemungkinan , " katanya .
Dia menambahkan kata Malaysia Airlines telah memberitahu kaum keluarga penumpang dan kru pesawat itu tentang perkembangan baru ini pagi tadi .
" Kepada keluarga dan teman mereka yang terlibat , kami berharap informasi baru ini akan membawa kita lebih dekat dengan penemuan pesawat itu . Tidak ada kata - kata yang bisa menggambarkan penderitaan yang mereka lalui sekarang . Ingatan dan doa kita bersama mereka , " katanya .


- BERNAMA ;; http://www.bernama.com/bernama/v7/bm/newsindex.php?id=1022213

Polisi geledah rumah pilot MH370 /



Polisi mulai mengeledah rumah pilot pesawat Malaysia Airlines yang hilang Sabtu lalu , setelah Perdana Menteri , Datuk Seri Najib Tun Razak menegaskan bahwa pesawat itu diduga sengaja mengubah rute penerbangan , kata seorang pejabat senior polisi kepada Reuters .

Anggota polisi tiba di rumah kapten Zaharie Ahmad Shah , 53 , sore ini , setelah berakhirnya konferensi pers perdana menteri .
Peneliti menegaskan bahwa pesawat yang terdeteksi oleh radar militer adalah pesawat MH370 setelah komunikasinya mungkin dinonaktifkan sebelum sampai ke pantai timur Malaysia minggu lalu , kata Najib .
Sementara itu , kementerian luar China meminta Malaysia untuk menyediakan informasi yang lebih lengkap dan akurat tentang penerbangan Malaysia Airlines tersebut .
Cina juga meminta Malaysia mendapatkan lebih banyak negara bergabung operasi mencari dan China sendiri akan meminta negara - negara lain yang terkait untuk membantu mencari pesawat tersebut , kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan .
Penyidik ​​percaya seseorang di atas kapal pesawat itu sengaja menutup sistem komunikasi dan pengesanannya , membawa pesawat itu berbalik dan terbang selama hampir tujuh jam setelah ia hilang , kata perdana menteri hari ini .



Reuters ;; http://www.malaysiakini.com/news/257176
 

Saham MAS jatuh 20% selepas umum terbitan hak



Saham Malaysian Airline System Bhd (MAS) menjunam sehingga 20.8 peratus selepas syarikat itu berkata ia merancang untuk mengumpul RM3.1 bilion (AS $ 1 bilion) melalui terbitan hak.

Penganalisa dari Maybank IB Research memberitahu Reuters bahawa pencairan bagi syarikat tersebut daripada terbitan itu adalah besar, maka akan ada turun naik harga saham sehingga ianya menjadi lebih jelas.

Saham MAS turun 19.3 peratus pada 82 sen pada 0202 GMT selepas harga pembukaannya pada RM1.01.

Dalam satu pengumuman kepada Bursa Saham semalam, MAS berkata terbitan tersebut akan digunakan untuk membayar modal dan perbelanjaan hutang.

Syarikat penerbangan itu mencatatkan keuntungan operasi kecil sebanyak RM4 juta - untuk mengakhir enam suku kerugian.

"Tidak syak lagi pasaran terlebih bertindak balas, tetapi ini adalah apa yang akan berlaku sehingga ada input daripada pihak pengurusan mengenai struktur terbitan hak itu," kata penganalisis tersebut.

MAS juga berkata ia akan mengurangkan nilai tara sahamnya kepada 90 sen daripada RM1, untuk membina rizab kredit sebanyak RM8 bilion.

"Pelabur tidak yakin dengan apa yang MAS akan buat dengan wang tersebut. Masih terdapat satu stigma kerana pelabur bimbang MAS tidak akan mampu kembali mencatat keuntungan walaupun dengan wang tersebut," kata seorang lagi penganalisis.

Syarikat penerbangan itu telah mengumpulkan RM2.7 bilion dalam terbitan hak pada tahun 2010.
Sementara itu, MAS mencatatkan keuntungan bersih RM37.1 juta ($12.14 juta) pada suku ketiga yang berakhir pada 30 september 30 berbanding dengan kerugian bersih RM477.6 juga pada suku yang sama tahun lalu.
     
Prestasi yang lebih baik itu adalah kerana program rasionalisasi laluan yang membantu syarikat itu mengungkat kos bahan api, kata MAS dalam satu kenyataan semalam.

Jumlah perolehan Hasil jatuh 4 peratus kepada RM3.3 bilion.

Syarikat penerbangan itu melaporkan keuntungan operasi yang kecil sebanyak RM3.9 juta, yang mengakhiri enam suku tahun kerugian. Dalam suku tahun yang sama tahun lalu, syarikat penerbangan itu melaporkan kerugian operasi sebanyak RM191.8 juta.
     
Melangkah ke hadapan, syarikat penerbangan itu berkata fokusnya adalah untuk meningkatkan perolehan dan menguruskan kos.
     
Saham MAS tidak berubah semalam pada harga RM1.01 sesaham, mengatasi kemerosotan 0.6 peratus dalam komposit indeks.
($1 = 3,0553 ringgit Malaysia)



- Reuters :: http://www.malaysiakini.com/news/215328

SURAT RIAU UNTUK INDONESIA/سورت رياو اونتوق إندونيسيا

HALO SBY!

SURAT RIAU UNTUK INDONESIA
dari: Ella Adisti

dear Yth. presiden RI bapak Susilo Bambang Yudhoyono yg sebentar lagi akan habis masa jabatannya. titik api di sekitar kami bukanlah simbol kmarahan Allah, tp simbol keserakahan dan bukti ketidakpedulian negara. Bapak mau kesini skarang ? bandara di tutup pak, lagipun tak ada anak skolah yg menyambut bapak, skolah di liburkan. Mau menempuh jalan darat? bahaya pak, asap tebal tidak bagus untuk kesehatan bapak dan ibu ani. Biarkan saja seperti ini, kami ikhlas mati pelan-pelan karena ISPA, karena ketidakberdayaan kami di sini. Kami pasrah, mungkin ini kehendak Allah. Bagi sodara/i kami di daerah lain, kami sangat berterima kasih atas doa yang selalu kalian panjatkan. Berita dari TV one katanya pekanbaru sudah tidak layak huni lagi karena 5% udara yg bersih yang bisa di hirup. Innalillah ~..Pray for Riau.. pemerintah pusat sudah tidak peduli pada kami.Hari ini puncaknya 6jt rakyat Riau terkena kanker paru-paru, terutama anak-anak. Sepertinya lebih peduli pada pesawat jatuh dari pada nasib 6jt rakyat Riau. Padahal Riau salah satu penyumbang devisa terbesar negara. tolong sebarkan karena media TV dan Koran tidak banyak memberitakan, terlalu sibuk dengan pesawat malaysia yang jatuh. Hanya doa yg bisa kami harapkan, sebelum rakyat Riau mati pelan-pelan & lari disini!! Sebarkan ini, semampu yg anda bisa..Karena Kita INDONESIA!!
 
SURAT RIAU UNTUK INDONESIA

 dari: Ella Adisti



dear Yth. presiden RI bapak Susilo Bambang Yudhoyono yg sebentar lagi akan habis masa jabatannya. titik api di sekitar kami bukanlah simbol kmarahan Allah, tp simbol keserakahan dan bukti ketidakpedulian negara. Bapak mau kesini skarang ? bandara di tutup pak, lagipun tak ada anak skolah yg menyambut bapak, skolah di liburkan. Mau menempuh jalan darat? bahaya pak, asap tebal tidak bagus untuk kesehatan bapak dan ibu ani. Biarkan saja seperti ini, kami ikhlas mati pelan-pelan karena ISPA, karena ketidakberdayaan kami di sini. Kami pasrah, mungkin ini kehendak Allah. Bagi sodara/i kami di daerah lain, kami sangat berterima kasih atas doa yang selalu kalian panjatkan. Berita dari TV one katanya pekanbaru sudah tidak layak huni lagi karena 5% udara yg bersih yang bisa di hirup. Innalillah ~..Pray for Riau.. pemerintah pusat sudah tidak peduli pada kami.Hari ini puncaknya 6jt rakyat Riau terkena kanker paru-paru, terutama anak-anak. Sepertinya lebih peduli pada pesawat jatuh dari pada nasib 6jt rakyat Riau. Padahal Riau salah satu penyumbang devisa terbesar negara. tolong sebarkan karena media TV dan Koran tidak banyak memberitakan, terlalu sibuk dengan pesawat malaysia yang jatuh. Hanya doa yg bisa kami harapkan, sebelum rakyat Riau mati pelan-pelan & lari disini!! Sebarkan ini, semampu yg anda bisa..Karena Kita INDONESIA!!
 
 
 
 

Thursday, December 19, 2013

Pasangan Gay Pertama Australia Menikah di Selandia Baru



Pasangan gay dari Newcastle, Australia, akan menjadi pasangan pertama yang menikah di Selandia Baru, pada Senin (19/8/2013).

Pernikahan Paul McCarthy dan Trent Kandler akan menjadi pembuka bagi pasangan gay Australia yang diperkirakan akan berbondong-bondong menikah di negeri tetangga ini setelah Selandia Baru mengeluarkan undang-undang mengesahkan pernikahan sesama jenis baru-baru ini, tulis news.com.au , Minggu (18/8/2013). 

“Bicaralah dengan kandidat di tempat Anda, tanya pendapatnya, karena ada kesempatan untuk membuat perubahan tahun ini,” tutur McCarthy merujuk pada pemilu Australia yang akan berlangsung 7 September. 

McCarthy dan pasangannya ingin agar rakyat Australia memilih politisi yang pro-pernikahan sesama jenis. 

Dalam hal ini Kevin Rudd yang sudah berjanji akan mengakui pernikahan gay bila ia terpilih kembali sebagai perdana menteri. 

Rodney Croome, ketua dari organisasi Persamaan Pernikahan Australia, mengatakan bahwa kemungkinan pengesahan pernikahan sesama jenis kelamin di Australia makin mendekati kenyataan. 

“Kita belum tahu bagaimana perimbangan kekuatan di parlemen mendatang tapi persamaan dalam pernikahan bukan sesuatu yang tak mungkin terjadi dalam waktu dekat,” tuturnya. 





@http://internasional.kompas.com/


Legalisasi Pernikahan Gay, Daya Pikat Terbaru Selandia Baru




Setelah nantinya Paul McCarthy dan Trent Kandler mengucapkan kata "iya" untuk membina rumah tangga dalam perkawinan gay pada Senin (19/8/2013) di Selandia Baru, dipastikan Negeri Kiwi itu bakal mempunyai daya pikat terbaru. Sebagaimana diwartakan news.com.au sebelumnya, Selandia Baru menjadi negara pertama di kawasan Asia Pasifik yang mengesahkan pernikahan sesama jenis itu. Pasangan Paul McCarthy dan Trent Kandler asal New South Wales (NSW) adalah pasangan gay pertama yang melangsungkan pernikahan tersebut.

Pengesahan perkawinan gay di Selandia Baru terkesan mendapat dukungan banyak pihak. Aktor Amerika Serikat (AS) Jesse Tyler Ferguson akan datang sebagai tamu kehormatan pada peresmian perkawinan itu. Tyler Ferguson adalah tokoh dalam komedi "Modern Family". 

Tak cuma itu, maskapai penerbangan nasional Air New Zealand menyediakan penerbangan khusus untuk pasangan gay tersebut. Rencananya, pasangan tersebut akan diangkut dari 
Auckland menuju Queenstown.

Menurut rencana juga, dua stasiun radio bakal menyiarkan secara langsung upacara pernikahan gay. Acaranya pada jam siaran makan pagi.

Legalisasi pernikahan gay juga menjadi daya tarik bagi pasangan sesama jenis itu untuk bertandang ke Selandia Baru. Kelompok Kesamaan Pernikahan Australia menghitung, sejatinya seribu pasangan sejenis asal Negeri Kanguru bersiap-siap menikah di Selandia Baru. Catatan juga menunjukkan bakal datang pula berbondong-bondong pasangan gay dari Rusia, AS, Hongkong, Inggris, Singapura, Malaysia, Guyana, dan Belgia.





@http://internasional.kompas.com/

Wednesday, November 27, 2013

SBY Perintahkan Marty Panggil Dubes Korea Selatan dan Singapura





Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) menginstruksikan kepada Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa untuk memanggil Dubes Singapura dan Korea Selatan ke Indonesia.

"Saya sudah menginstruksikan kepada Menlu untuk mendiskusikan kepada dubes negara-negara sahabat itu," ujar SBY di Kantornya, Selasa (26/11).

Hal itu menyusul adanya dugaan kedua negara tersebut membantu penyadapan Amerika Serikat dan Australia di Asia. Dikabarkan, Amerika dan Australia menyadap sejumlah negara di Asia dari permukaan laut.

"Saya mendengar dari saudara-saudara kalangan pers dan kalangan pers yang ingin tahu, yang ingin mendengar tentang respon saya yaitu berkaitan dengan dugaan kedua negara yaitu Singapura, tetangga dan sahabat negara Asia, dan juga Korsel salah satu sahabat Indonesia, yang membantu Australia dan AS yang membantu penyadapan komunikasi bawah laut dengan negara lain, meski pun tidak spesifik di Indonesia, tetapi Asia," jelas SBY .

Berdasarkan kabar yang yang beredar, Singapura dan Korsel membantu Amerika dan Australia menyadap komunikasi di Asia. Hal itu berdasarkan dokumen yang dibocorkan oleh Edward Snowden.



http://www.merdeka.com/


Australia Sadap Operasi Militer Indonesia di Timor-timur 1999





Bukan sekali dua kali Australia menyadap pejabat di Indonesia. Beberapa fakta menunjukkan intelijen Australia pun menyadap komunikasi militer Indonesia tahun 1999 saat krisis Timor Timur.

Saat itu Defence Signals Directorate (DSD) begitu leluasa mengorek beberapa informasi penting dari komunikasi militer Indonesia. Australia memang menjadi salah satu tulang punggung United Nations Mission in East Timor (UNAMET). Misi PBB yang mengawasi jalannya referendum Timor-timur. Akan tetap bergabung dengan Indonesia, atau memilih merdeka. UNAMET mulai bertugas 11 Juni 1999.

Fakta penyadapan ini dituturkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo , yang juga pakar teknologi informasi. Beberapa tulisan juga telah dipublikasikan di Sidney Morning Herald edisi 14 Maret 2002.

Tak tanggung-tanggung, yang disadap tokoh-tokoh kunci di Badan Intelijen Negara dan petinggi TNI/Polri. 

Berikut jalannya penyadapan tahun 1999 tersebut.


1. Tim elite Tribuana menyusup ke Timor-timur

Intelijen Australia mendapat informasi satuan elite Kopassus yang diberi sandi Satgas Tribuana masuk ke Timor-timur. Australia menduga pasukan ini melaksanakan misi terselubung. Percakapan tersebut diberi tanggal 9 Februari 1999. 

Diketahui salah satu Komandan Satgas Tribuana adalah Letkol Yayat Sudrajat. Perwira menengah Korps Baret Merah ini kemudian menjalani sidang Pengadilan HAM Ad Hoc Jakarta Pusat, 30 Desember 2002.

Yayat mengaku tugas Kopassus di sana bukan operasi militer, tetapi operasi pembinaan atau teritorial. Dia juga membantah Kopassus terlibat kerusuhan berdarah di Liquica tahun 1999.

Yayat akhirnya divonis bebas karena tak terbukti berperan dalam pelanggaran HAM di Timor-timur.

2. Percakapan Tribuana dengan Eurico Guterress

Eurico Guterres adalah komandan milisi pro-integrasi. Dia gigih memperjuangkan bergabungnya Timtim dengan Indonesia.

Intelijen Australia sempat menangkap pembicaraan Eurico dengan Tim Tribuana tanggal 14 Februari 1999. Saat itu Tim elite Kopassus tersebut menanyakan anak buah Eurico yang jadi korban kerusuhan.

Eurico menjadi komandan laskar Mahidi, mati hidup ikut Indonesia. Tribuana menjanjikan Eurico, TNI akan memberikan perhatian.

"Kami menjamin Brigjen Simbolon peduli pada anak buahnya yang terluka," garansi Tim Tribuana.


3. Danrem tanyakan kekuatan milisi

Intelijen Australia juga menyadap percakapan Komandan Korem 164/Wiradharma Kolonel Tono Suratman dengan Eurico Guterres. Tono menanyakan dimana kekuatan massa pro-integrasi yang bisa unjuk gigi.

Saat itu Eurico melaporkan ada 400 milisi bersiaga di luar sebuah hotel di Dili. Penyadapan ini menunjukkan TNI punya hubungan dekat dengan milisi pro-integrasi. Percakapan ini tercatat tanggal 5 Mei 1999.

Tahun 2002, Eurico sempat diadili karena diduga terlibat pelanggaran HAM dan kerusuhan di Timor-timur saat referendum. Dia dijatuhi hukuman 10 tahun. Namun dalam peninjauan kembali (PK), Mahkamah Agung memutuskan Guterress bebas.

Kolonel Tono sendiri tetap bertugas di TNI. Sempat menjadi Pangdam VI Tanjungpura di Kalimantan dan Asisten Operasi Kasad, dengan pangkat mayor jenderal.

4. TNI di belakang demo anti-UNAMET

Salah satu info penting yang disadap intelijen Australia adalah percakapan petinggi Badan Intelijen Strategi ABRI Brigjen Ariffudin. Terungkap TNI turut membantu demonstrasi massa pro-integrasi terhadap UNAMET.

TNI menyediakan material demonstrasi anti misi PBB di Timor-timur ini. Di antaranya bendera dan kaos. 

"5.000 kaos sudah disiapkan dan 10.000 lainnya masih diproduksi." Demikian informasi per tanggal 9 Agustus 1999.

Selain itu ada juga penyadapan percakapan antara Mayjen Zaky Anwar Makarim dengan perwira polisi terkait penghitungan suara referendum.

5. Tim Kiper-9 buru milisi prokemerdekaan

20 September 2009, Australia menyadap percakapan antar para petinggi TNI. Mayjen Zaky Anwar Makarim, Letjen Yunus Yosfiah dan Letjen Hendropriyono mendiskusikan soal 'pemindahan populasi'. 

Diduga merupakan upaya antisipasi jika referendum tanggal 30 Agustus, dimenangkan massa pro-kemerdekaan.

Tanggal 21 Agustus, ada percakapan antara TNI dengan politikus pro-Indonesia Francisco Xavier Lopez da Cruz. Intinya Kopassus membentuk tim pemburu Kiper-9. 

Misinya memburu tokoh-tokoh pro-kemerdekaan, atau orang-orang pro-Indonesia yang membelot pada lawan.



http://www.merdeka.com/



Tuesday, November 26, 2013

Lufthansa Unjur Trafik Kargo Dan Penumpang Ke Malaysia Dan Indonesia Meningkat




 Lufthansa dan syarikat gabungannya, Lufthansa Cargo, mengunjurkan trafik kargo dan penumpang ke Malaysia dan Indonesia meningkat berikutan pelancaran perkhidmatan penerbangan Lufthansa tanpa henti dari Frankfurt ke Kuala Lumpur dan Jakarta.

Perkhidmatan baharu itu menawarkan lima penerbangan seminggu antara Frankfurt dan Kuala Lumpur mulai 30 Mac, 2014.

"Perkhidmatan itu (ke Malaysia dan Indonesia) akan menjadi pemacu kepada pertumbuhan dalam perdagangan, pelancongan dan trafik penumpang.

"Kami menjangkakan isi padu trafik kargo udara kami ke kedua-dua destinasi itu bertambah kerana perkhidmatan ini juga menyediakan pengangkutan kargo," kata Karl Ulrich Garnadt, Ketua Pegawai Eksekutif Kargo merangkap Pengerusi Lufthansa kepada Bernama.

Lufthansa Cargo, yang menempah sejumlah lima pesawat pengangkut B777 dengan Boeing Co, mengendalikan lebih daripada 1.7 juta tan kargo pada 2012.

Kalangan perniagaan Jerman mahukan perhubungan tanpa berhenti antara Frankfurt dan Kuala Lumpur ditambah.

Ketika ini, Malaysian Airlines mengendalikan lima penerbangan seminggu antara Kuala Lumpur dengan Frankfurt, namun pakar berkata banyak permintaan untuk jumlah penerbangan ditambah kini dapat dipenuhi berikutan penambahan penerbangan Lufthansa antara kedua-dua negara itu.

Di samping lima tempahan pesawat pengangkut dengan Boeing, syarikat itu juga mengetepikan sejumlah peruntukan untuk mewujudkan apa yang Garnadt sifatkan sebagai "pereka teknologi maklumat kelas pertama" dan membangunkan pusat kargo logistik tercanggih di Frankfurt.

Beliau berkata laluan Atlantik Utara akan mengukuh manakala Asia Pasifik akan terus menjanjikan peluang yang besar.

"Asean dan Indonesia merupakan pasaran yang sungguh meyakinkan. Pesawat penumpang Lufthansa yang akan memulakan penerbangan ke Kuala Lumpur dan Jakarta mulai penghujung Mac sudah tentunya akan memperkukuhkan trafik kargo kerana pesawat berkenaan turut membawa jumlah kargo yang besar dalam pesawat berkenaan," kata Garnadt.

Malaysia menjadi pusat tumpuan Lufthansa yang kembali memberi perhatian kepada rantau ini.

Selain China dan India, syarikat penerbangan Jerman itu juga memantau potensi pasaran Asean yang akan bergabung seterusnya dalam Komuniti Ekonomi Asean pada 2015.

Kalangan perniagaan Jerman begitu teruja dengan kekuatan pasaran Asean bernilai AS$2 bilion, dengan 600 juta penduduknya.

Majlis Perniagaan Asia Pasifik yang berpangkalan di Hamburg, atau OAV, menekankan pentingnya Asean kepada perniagaan Jerman dalam banyak pengumumannya baru-baru ini.

Penerbangan Lufthansa ke Kuala Lumpur juga akan menyediakan rangsangan kepada Tahun Melawat Malaysia 2014 untuk Tourism Malaysia memikat pelancong.

Di samping Lufthansa Cargo memperoleh pesawat pengangkut kargo, syarikat penerbangan Lufthansa juga giat membeli pesawat terbaharu.

Nico Buchholz, naib presiden eksekutif kumpulan Lufthansa (pengurusan ujian) baru-baru ini memberitahu Bernama di New York bahawa syarikat itu membuat perancangan jangka panjang untuk membeli pesawat.

"Kami memperuntukkan kira-kira AS$50 bilion untuk membeli 295 pesawat, berdasarkan kadar pertumbuhan purata tiga peratus," kata Buchholz.

Berikutan pembelian pesawat besar itu, syarikat penerbangan itu terpaksa menggunakan pesawat baharu berkenaan secara produktif, di samping pesawat sedia ada dengan membuka laluan dan pasaran baharu.

"Tidaklah memeranjatkan jika Lufthansa menghidupkan semula sesetengah laluan lamanya yang sebelum ini dihentikan atau kurang diberi tumpuan.




http://www.bernama.com/



Menlu Protes Keras Fasilitas Penyadapan di Kedubes AS



Menteri Luar Negeri, Marty M. Natalegawa menyatakan protes keras  jika benar  pemberitaan The Sydney Morning Herald  bahwa Kedubes Amerika Serikat di Jakarta masuk dalam salah satu tempat yang memiliki fasilitas penyadapan.  ”Indonesia tidak dapat menerima dan mengajukan protes keras terhadap berita tentang keberadaan fasilitas penyadapan di Kedubes AS di Jakarta,” ucap Menteri Luar Negeri, Marty M. Natalegawa Rabu (30/10/2013).
Hingga saat ini, Marty sudah berusaha meminta penjelasan resmi dari pemerintah AS soal kabar tersebut. Bila terkonfirmasi, maka ini adalah sebuah pelanggaran keamanan serius. “Tindakan tersebut bukan saja merupakan pelanggaran keamanan, melainkan juga pelanggaran serius norma serta etika diplomatik dan tentunya tidak selaras dengan semangat hubungan persahabatan antar negara,” tambahnya.
The Sydney Morning Herald sebelumnya menulis,Amerika Serikat (AS) menyadap sambungan telepon dan memata-matai komunikasi dari kedutaannya di Asia, termasuk Indonesia. Dikabarkan, Kedutaan Besar AS di Jakarta menjadi salah satu basis aktivitas penyadapan di Indonesia.
Informasi aktivitas spionase ini berhembus dari Edward Snowden. Sang whistleblower internasional itu mengungkap peta 90 fasilitas mata-mata AS di seluruh dunia. Dari jumlah itu, tersebutlah nama kota Jakarta, Kuala Lumpur, Bangkok, Phnom Penh, dan Yangon.(detik/JbR)

Menlu Protes Keras Fasilitas Penyadapan di Kedubes AS





http://sulutdaily.com/

China, Indonesia, Malaysia Berang Disadap AS



Setelah diserang sekutunya di Eropa, Amerika Serikat kini diserang korban penyadapannya di Asia. Kali ini, oleh China dan Indonesia.
Indonesia mengecam Australia yang merupakan jaringan AS untuk menyadap Indonesia. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Jumat (1/11/2013) , memanggil duta besar Australia. Sebagaimana dilaporkan Sydney Morning Herald (SMH), kedubes Australia di Jakarta digunakan sebagai basis untuk menyadap telepon dan data.
Selain Indonesia, China juga menyatakan kemarahannya kepada AS karena menyadap pemimpin mereka. Dari dokumen yang pertama kali dibocorkan oleh Edward Snowden ini diungkap oleh majaah Jerman, Der Spiegel. Disebutkan, AS, Inggris, Australia, dan Kanada digunakan oleh AS untuk menyadap negara lain.
Sebagaimaan diberitakan SMH, Kedubes yang digunakan antara lain di Jakarta, Bangkok, Hanoi, Beijing, dan Kuala Lmpur. Mantan anggota intelijen Australia yang tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada SMH bahwa kedubes Australia di Jakarta dan Konjen di Bali digunakan untuk menyadap.
Dalam sebuah pernyataannya, Menlu marty Natalegawa mengatakan, “Kami tidak bisa menerima perlakuan itu dan secara tegas memprotes kabar adanya penyadapan terhadap kita,” ujarnya.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan Beijing benar-benar kesal atas perlakuan itu. “China meminta AS mengklarifikasi dan menjelaskan masalah ini. Kami meminta semua kedutaan besar di China menghormati Konvensi Wina,” tegasnya.
Kementerian Luar Negeri Malaysia juga demikian. Dalam pernyataanya, mereka meminta klarifikasi dari kedubes AS di Kuala Lumpur dan menegaskan bahwa masalah tersebut menganggu keamanan dan kedaulatan Malaysia.
Sementara itu, Perdana Menteri Australia Tony Abbott menyatakan, “Semua agen pemerintah Australia bekerja atas dasar hukum yang jelas.




http://web.inilah.com/



Pengamanan Konjen Australia di Denpasar Diperketat



Kepolisian Resor Kota Denpasar memperketat pengamanan kantor Konsulat Jenderal Australia di Denpasar, Bali. Hal ini menyusul ketegangan hubungan diplomatik akibat penyadapan Australia kepada sejumlah petinggi Pemerintah Indonesia.
"Kami lakukan pengamanan secara terbuka maupun tertutup. Penambahan personel akan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Denpasar Ajun Komisaris Ida Bagus Made Sarjana di Denpasar, Selasa (26/11/2013).
Menurut Ida Bagus, pengamanan ini dilakukan petugas Kepolisian Sektor Denpasar Timur yang juga didukung Satuan Brimob dan Sabhara Polda Bali. Namun ia tidak menyebutkan jumlah personel yang dilibatkan untuk pengamanan mengantisipasi gangguan keamanan ini.
Ida Bagus juga tidak menyebutkan batas waktu penambahan personel yang disiagakan di sekitar kantor perwakilan Negeri Kanguru itu. Saat ini kantor perwakilan Australia yang beralamat di Jalan Tantular, Renon, Denpasar, dijaga sejumlah polisi dengan menggunakan 2 kendaraan patroli dari Polsek Denpasar Timur.
Sedangkan aktivitas pengurusan dokumen administrasi bagi warga negara Australia, lanjut Ida Bagus, masih berjalan seperti biasa. Tidak ada perubahan jadwal berkunjung.
Polri telah menginstruksikan seluruh jajaran polda dan polres untuk melakukan penjagaan kantor perwakilan Australia yang ada di seluruh Indonesia. Kapolri Jenderal Pol Sutarman saat memberikan pengarahan di Mapolda Bali pada Jumat 22 November lalu menyatakan akan memberikan jaminan keamanan kepada turis maupun kantor perwakilan Australia di Tanah Air.
Kendati, Pemerintah Australia tetap mengeluarkan imbauan agar warganya berhati-hati berkunjung ke Indonesia setelah marak aksi demonstrasi di depan Kantor Kedutaan Besar Australia di Jakarta.




http://news.liputan6.com/


5 Kritik bos bank BUMN soal sistem perbankan Malaysia-Singapura



Beberapa waktu lalu, Wakil Presiden Boediono sempat menyinggung soal sistem perbankan nasional yang perlu dilindungi dari dominasi asing. Boediono mengambil pengalaman dua negara di Eropa yakni Islandia dan Siprus yang perekonomiannya kacau balau akibat sektor perbankannya dikuasai asing.
Indonesia termasuk salah satu negara yang sektor perbankannya liberal atau terbuka pada investor asing. Bank-bank asing cukup bebas membuka cabang di seluruh pelosok Indonesia. Ruang gerak ekspansinya pun tak dibatasi.
"Kalau semua bank milik luar, kita tidak bisa leverage ekonomi sendiri, hancur kita. Kalau kita melupakan perbankan nasional agar mendukung ekonomi dalam negeri, nanti kita akan mendapat permasalahan," kata mantan Gubernur Bank Indonesia ini beberapa waktu lalu.
Dominasi kekuatan asing dalam lini perbankan juga mendapat sorotan dari bos-bos bank BUMN. Terlebih dengan kenyataan perbankan asing bebas bergerak di Indonesia namun tidak sama dengan perlakuan yang diterima perbankan nasional di luar negeri.
Bank Indonesia masih punya pekerjaan rumah untuk memperjuangkan azas kesetaraan atau azas resiprokalitas perbankan nasional di Malaysia dan Singapura. Namun, sejauh ini belum ada perkembangan signifikan. Kondisi ini membuat bos-bos Bank BUMN yang sudah sangat berambisi untuk ekspansi ke luar negeri, menjadi geram. Mereka mengkritik kebijakan perbankan Malaysia dan Singapura yang terlalu tertutup.
Adalah Direktur Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin yang beberapa kali menyentil sistem perbankan di negara lain, khususnya Malaysia dan Singapura yang tak terbuka seperti di Indonesia.
Dia mengambil contoh perlakuan Indonesia untuk bank asal Malaysia, CIMB. Dari catatan Mandiri, bank asal negeri jiran bisa membuka ratusan cabang di Tanah Air. Bahkan dua kali lipat lebih banyak dibanding di negaranya sendiri.
Contohnya jaringan CIMB yang di negaranya, kata Budi, cabang bank itu cuma 300, sedangkan di Indonesia malah sudah mencapai 600. Demikian pula OCBC, dengan cabang 250 di Tanah Air, tapi di Singapura cuma 50 unit.
"Saran saya kepada pemerintah malaysia dan Singapura, orang enggak akan suka proteksionisme. Pasar Indonesia akan bereaksi dan ikut melindungi pasar dalam negeri. Kalau memang diniatkan terbuka, ya buka saja," cetusnya.

Berikut lima kritik pedas yang dilontarkan bos-bos bank BUMN terhadap sistem perbankan di Malaysia dan Singapura.


1. Susah buka cabang

Bank Mandiri mengaku kesulitan untuk membuka cabang di Malaysia. Padahal, bank terbesar di Indonesia tersebut sudah menyiapkan dana untuk ekspansi ke Negeri Jiran.
Menurut Dirut Bank Mandiri Budi Sadikin, hambatan utama bagi Bank Mandiri untuk membuka cabang di Malaysia bukan terkait teknis. Regulasi perbankan di Malaysia terbilang sangat ketat, sehingga menyulitkan Mandiri membuka cabang di sana. "Secara teknis sudah bisa, regulasinya yang susah," katanya.



2. Proteksionisme

Indonesia sudah lama meliberalisasi sektor keuangan, baik untuk bank dan non-bank. Bagi Dirut Bank Mandiri Budi Sadikin, isu yang lebih penting adalah niat baik negara lain menjalankan azas resiprokal. Yaitu, kemudahan bagi bank Indonesia membuka cabang di negara lain.
Budi secara tegas menyatakan kecewa pada Malaysia dan Singapura lantaran memproteksi sektor keuangan dalam negerinya di saat Indonesia sudah sangat liberal.
"Perbankan di Indonesia memang sudah liberal banget. Yang enggak terbuka di negara lain. Problemnya di sana. Problemnya, bank asing di sini sudah punya 350 cabang, kita buka satu saja susah," ungkap Budi di Jakarta, Senin (11/11).


3. Ruang gerak dibatasi


Bank Mandiri (Persero) Tbk mengaku kecewa dengan sikap otoritas moneter Malaysia yang memberikan batasan untuk tidak mendirikan kantor cabang di Malaysia lebih dari 8 kantor cabang.
Dirut Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengaku telah mengirimkan surat kepada otoritas moneter Malaysia. Terlebih setelah Bank Mandiri berhasil memenuhi persyaratan modal minimum.
"Kita sudah kirimkan surat pernyataan tersebut. Kita masih interest buka cabang di Malaysia. Modal kita ada kok. Hanya masalahnya sudah ada modal yang seperti itu, jangan cabang dibatasi seharusnya," ujarnya beberapa waktu lalu.
Pihaknya kecewa dengan sikap bank sentral Malaysia yang membatasi ruang gerak Bank Mandiri di Malaysia. Terlebih, dengan alasan harus memenuhi pelbagai ketentuan.
"Contohnya keberadaan ATM hanya boleh di kantor cabang dan keberadaan kantor cabang tidak boleh di tempat yang terbilang strategis," jelas dia.


4. ATM jangan dibatasi


Tidak hanya Bank Mandiri, bank BUMN lainnya yakni Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) juga berencana memulai peluang bisnis di Singapura dengan garapan awal di bisnis ritel. Namun, itu bisa dilakukan jika upaya BI memperjuangkan azas resiprokalitas mendapat sambutan Monetary Authority of Singapore (MAS) berupa komitmen tertulis.
Direktur Utama BRI Sofyan Basir ingin ekspansi ke Singapura dipermudah dengan mendapatkan izin operasional full branch atau cabang dengan izin usaha penuh.
"Ya untuk full branch di sana. Harapan kita semua bank-bank pemerintah bisa mendapatkan hal yang sama. ATM juga diharapkan ada kelonggaran aturan dari MAS. Kita minimal yang di retail," tutur Sofyan.
Sofyan mengatakan, pihaknya telah menyampaikan keinginan dan harapan bisnis di Singapura kepada Bank Indonesia. "Mudah-mudahan kita dapat apa yang kita harapkan. Semua sudah disampaikan ke BI, nanti BI yang akan negosiasi," tutur Sofyan.

5. Harus ada timbal balik

Bank Indonesia (BI) diminta terus menuntut penerapan azas resiprokal atau kesetaraan perlakuan untuk perbankan Indonesia kepada Otoritas Moneter Singapura (MAS).
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI Gatot Suwondo mengatakan BI harus melanjutkan negosiasi penerapan azas resiprokal dengan MAS. Ini sebagai konsekuensi dari dimudahkannya perbankan asing, termasuk Singapura, untuk ekspansi ke Indonesia.
"Ini kita refresh, tetap kalau bisa sih sama negara tetangga. Soalnya ini harus ada timbal baliknya," katanya saat ditemui di pelepasan peserta mudik bareng BNI, di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Jumat (2/8).
Diakui Gatot, pihaknya sudah mengajukan izin ekspansi bisnis di Singapura sejak dua tahun lalu. Namun, hingga kini, izin tersebut belum disetujui oleh MAS.
"Kita masih tetap bisa masuk ke sana kalau ada resiprokal. Dan kita tetap akan izin saja walau sampai saat ini belum ada kabar," katanya?



Kesal Jadi `Target` Penyadapan, Malaysia Panggil Wakil Singapura



Kuala Lumpur : Kasus penyadapan masih jadi isu panas. Kini, sorotan juga mengarah ke Singapura. Negara pulau itu diduga memainkan peran kunci membantu Amerika Serikat dan Australia menyadap jaringan telekomunikasi di seluruh Asia. Menjadi 'pihak ketiga'. Termasuk yang jadi target: Indonesia dan Malaysia.
Itu yang diungkap dalam dokumen rahasia yang dibocorkan mantan kontraktor intelijen AS, Edward Snowden.
Mengetahui informasi tersebut, Malaysia tak berpangku tangan. Pemerintah Negeri Jiran memanggil komisi tinggi Singapura untuk berbicara terkait skandal penyadapan Selasa ini. Untuk menuntut penjelasan.
"Jika tuduhan tersebut pada akhirnya terbukti, tentunya itu akan jadi masalah serius yang ditolak kuat dan dibenci pemerintah Malaysia," kata Menteri Luar Negeri Malaysia, Anifah Aman, seperti dikutip dari New Straits Times, Selasa (26/11/2013).
"Tindakan memata-matai sahabat dan tetangga sangat tidak bisa diterima. Bertentangan dengan semangat sejati dan komitmen hubungan berjiran yang baik."
Skandal mata-mata yang melibatkan Singapura berpotensi memperburuk hubungan dengan Malaysia. Seperti yang terjadi dengan Indonesia dan Australia -- di mana Jakarta menurunkan level hubungan diplomatik dengan Canberra dan menghentikan sementara kerjasama antarnegara menyusul laporan penyadapan terhadap ponsel Presiden SBY dan Ibu Negara.
Kembali ke soal Singapura, dalam dokumen yang dibocorkan Snowden disebut, militer Negeri Singa membantu badan mata-mata AS, Inggris, dan Australia memanen data yang melewati kabel bawah laut raksasa yang disebut SEA-ME-WE 3 -- yang sebagian dimiliki perusahaan operator telekomunikasi Singapore Telecommunications (SingTel).
SEA-ME-WE 3 menghubungkan 30 negara termasuk China, Indonesia, Malaysia, Arab Saudi, Vietnam, Inggris, dan Prancis. SingTel belum berkomentar atas tuduhan tersebut, pun dengan Kementerian Pertahanan dan Kemenlu Singapura.
Malaysia dan Singapura -- yang berpisah pada 1965 -- selama ini punya hubungan baik, meski kadang bak duri dalam daging terkait isu jembatan Selat Johor, reklamasi, air minum, dan isu rasial. 





http://news.liputan6.com/


Malaysia Panggil Dubes Singapur Terkait Isu Penyadapan





Pemerintah Malaysia memanggil Duta Besar Singapura pada Selasa untuk membicarakan laporan media  soal negara kecil tersebut membantu lembaga intelijen Barat dalam memata-matai negara tetangganya di Asia Tenggara.

Pemberitaan media mengutip dokumen yang dibocorkan oleh mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat, Edward Snowden menyebut bahwa Singapura,berperan penting dalam pemasangan jaringan kabel bawah laut untuk penyadapan di kawasan tersebut.

"Bila dugaan itu terbukti, tentu merupakan masalah yang penting dan pemerintah Malaysia menolak serta merasa sangat terhina," kata Menteri Luar Negeri Anifah Aman dalam pernyataannya Senin malam.

"Sungguh sangat berlebihan memata-matai sahabat baik dan tetangga, tidak bisa diterima dan bertentangan dengan komitmen, kejujuran dalam hubungan persahabatan yang baik."

Hubungan Singapura-Malaysia akan makin buruk dengan adanya tudingan sekutu AS itu memata-matai Asia Tenggara.

Dokumen yang dibocorkan Snowden, harian Sydney Morning Herald mengatakan bahwa intelijen militer Singapura membantu badan mata-mata AS, Inggris dan Australia, mengambil data melalui kabel bawah laut yang bernama SEA-ME-WE 3 yang sebagian dimiliki oleh perusahaan Singapore Telecommunication (SingTel).

SEA-ME-WE 3, membentang dari Asia Tenggara, Timur Tengah dan Eropa Barat, menghubungkan 30 negara lebih termasuk China, Indonesia, Malaysia, Arab Saudi, Vietnam, Inggris dan Prancis.

SingTel menolak berkomentar sedangkan Kementerian Pertahanan Singapura tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar dan Kementerian Luar Negeri juga tidak segera memberi tanggapan.




http://www.antaranews.com/



Malaysia Minta Klarifikasi Singapura Soal Tuduhan Mata-mata




Malaysia menyatakan akan meminta klarifikasi dari Singapura soal tuduhan-tuduhan bahwa negara kota itu telah berperan memfasilitasi kegiatan memata-matai Malaysia.

Seperti dilansir kantor berita Xinhua, Kementerian Luar Negeri Malaysia pada Senin (25/11) menyatakan akan memanggil utusan Singapura untuk meminta penjelasan tentang kegiatan mata-mata yang dituduhkan.

Dokumen-dokumen rahasia yang dibocorkan oleh pembocor intelijen Amerika Serikat Edward Snowden menunjukkan bahwa Singapura telah membantu jaringan mata-mata yang dipimpin oleh Amerika Serikat yang menjadikan Malaysia sebagai salah satu target, demikian menurut laporan-laporan media terbaru.

Malaysia telah menyuarakan keprihatinan atas laporan sebelumnya bahwa Amerika Serikat dan Australia melakukan penyadapan terhadap Malaysia dari misi diplomatik mereka.

"Pihak berwenang Malaysia telah mengambil tindakan yang tepat sehubungan dengan tuduhan kegiatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Australia," kata Kementerian Luar Negeri Malaysia.

"Pihak berwenang Malaysia kini menyelidiki secara menyeluruh laporan-laporan media terbaru tentang keterlibatan negara-negara lain, khususnya Singapura, dalam kegiatan mata-mata terhadap Malaysia," kata Kementerian Luar Negeri dalam pernyataannya."

"Tidak berlebihan kalau menurut kami memata-matai teman baik dan tetangga tidak dapat diterima dan bertentangan dengan semangat sejati serta komitmen hubungan bertetangga yang baik," kata pernyataan itu.





http://www.antaranews.com/


ASEAN Siapkan Sistem Database Mineral




Pertemuan Para pejabat tinggi ASEAN bidang mineral (ASOMM) ke-13 pada 26--27 November di Nusa Dua, Bali, akan fokus membahas pengembangan sistem database mineral di negara-negara Asia Tenggara.

"Pengembangan data base mineral itu menjadi salah satu topik pembahasan ASOMM kali ini selain isu peningkatan kapasitas SDM dan pemanfaatan mineral bagi pembangunan berkelanjutan ASEAN," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Sukyar di Nusa Dua, Bali, Selasa.

Sukyar yang juga menjabat ketua ASOMM ke-13 menjelaskan bahwa database mineral itu diharapkan sudah bisa diluncurkan saat pertemuan tingkat menteri bidang mineral (AMMIN) ke-4 pada 28-29 November mendatang.

Pembuatan database mineral tersebut dibutuhkan untuk mengetahui kekuatan mineral yang ada di masing-masing negara ASEAN. 

"Dari situ kita bisa mengetahui berapa suplai maupun kebutuhan mineral dari seluruh negara ASEAN," katanya.

Keberadaan database mineral itu nantinya diharapkan dapat didukung secara luas oleh pihak swasta. Pengembangan database mineral ini juga sebagai implementasi dari cetak biru pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC).

Menurut Sukyar, dalam pertemuan kali ini masing-masing perwakilan negara ASEAN akan mengajukan proyek proposal dalam pengembangan sistem database dan informasi mineral ASEAN.

ASOMM ke-13 tersebut merupakan bagian dari rangkaian pertemuan para Menteri Mineral ASEAN (AMMIN) ke-4 pada 28--29 November mendatang.

Penyelenggaran pertemuan tersebut sebagai wadah untuk membahas isu-isu bidang mineral di negara anggota ASEAN yang meliputi semua aspek teknis dan kebijakan serta pengaturan bidang sumber daya mineral.

Sejalan dengan AEC Blueprint, tujuan kerja sama ASEAN di bidang mineral adalah meningkatkan perdagangan dan investasi serta kerja sama dan kapasitas sektor geologi dan mineral untuk pembangunan sektor mineral yang berkelanjutan di kawasan ASEAN. 

Sama halnya dengan kerja sama energi, kerja sama di bidang mineral diarahkan untuk menciptakan kawasan ekonomi yang berdaya saing tinggi, katanya.




http://www.antaranews.com/






Monday, November 25, 2013

Kompas TV Disiarkan dalam TV Malaysia

Kompas Pagi dan Kompas Petang disiarkan dari Senin-Jum


 Keberadaan Warga Negara Indonesia(WNI) di Malaysia yang menjadi pelanggan TV satelit berbayar Malaysia yaitu Astro semakin banyak dari hari kehari. Melihat hal ini, Astro telah meluncurkan Channel khusus untuk program-program dari Indonesia selama 24 jam yang dikemas dalam satu paket. Paket tersebut dinamakan Indo Pek (Paket Indonesia) seharga RM12 atau sekitar 40 ribu Rupiah per bulan.
Kalau sebelumnya Astro meluncurkan channel khusus yaitu Astro Aruna, dimana channel tersebut selama 24 jam hanya menyiarkan sinetron dan film Indonesia. Namun sejak 2 tahun yang lalu Astro telah meluncurkan dua channel khusus  yang dibungkus dalam paket Indo Pek yaitu channel 141 Pelangi dan Channel 142 Bintang.
Kalau Channel 141 pelangi lebih dikhususkan untuk program informasi, berita ,Olahraga, talkshow, reality show dan non drama. Dimana program talkshow seperti Bukan Empat Mata dan acara komedi show seperti Opera van Java merupakan acara favorit para WNI di Malaysia. Bahkan program baru seperti Hitam Putihnya Deddy Corbuzier sepertinya akan menjadi favorit juga di lain hari.
Sedangkan Channel 142 Bintang sering menayangkan sinetron dan film Indonesia baik film retro atau film terkini. Dimana setiap pergantian program di kedua channel tersebut di isi dengan lalgu-lagu popular Indonesia dan program komedi “sketsa”. Dan terkadang juga kedua channel tersebut sering berbagi program apabila acaranya berbenturan.
Kompas TV Mengudara di Malaysia
Kalau sebelumnya para WNI di Malaysia hanya di suguhi program berita seperti Liputan6 Pagi dan liputan6 petang di channel 141 Pelangi dalam TV Satelit berbayar Astro. Namun mulai kemarin, Para WNI semakin banyak pilihan dalam mengikuti berita Indonesia. Karena Astro telah menambah program baru berita Indonesia yaitu Kompas Pagi dan Kompas Petang.

Kompas Pagi dan Kompas Petang di siarkan pada hari yang sama juga namun jam tayangnya berbeda. Kalau Kompas Pagi di siarkan setiap jam 05.00 (WIB) , Namun di Astro d siarkan setiap jam 12.00 waktu Malaysia (jam 11 pagi Indonesia).

Kompas Petang di siarkan jam 21.00 (waktu Malaysia)



Sedangkan Kompas Petang disiarkan secar rutin setiap pukul 17.00 (WIB), Maka di Astro di siarkan setiap jam 21.00 waktu Malaysia (jam 22.00 WIB). Kedua program tersebutdi siarkan setiap hari dari hari Senin sampai dengan hari Jum’at saja.
Kami harap bukan hanya Kompas Pagi atau Kompas Petang saja yang bisa mengudara di Malaysia. Karena masih ada Kompas Siang, kompas Malam atau kompas Sport dari segi informasi berita. Atau program-program menarik Kompas TV lainnya seperti Versus, Koki keren, Demokrasi Kursi dan lain-lainya bisa dinikmati juga oleh para WNI di Malaysia. Kami harap Pihak Kompas TV dan pihak Astro Measat akan ada kerjasama lanjutan yang sama-sama menguntungkan.
Semoga dengan adanya program dan kerja sama seperti ini akan meningkatkan hubungan rakyat kedua negara. Dengan harapan ke depannya nanti akan ada pertukaran program TV antara Stasiun TV di Indonesia dan stasiun TV Malaysia. Sehingga pemahaman bahasa, budaya, karakter akan memudarkan perbedaan –perbedaan





http://hiburan.kompasiana.com/televisi/2013/10/08/kompas-tv-disiarkan-dalam-tv-malaysia-598575.html


Warga Malaysia: Indonesia Tanah Air Kami




“Kau dari mana?” tanya seorang pedagang, setelah kami melakukan transaksi.
“Saya dari Indonesia, Pak Cik,” jawabku.
“Buat apa kau di sini?” dia bertanya tentang pekerjaan.
“Saya mengajar anak-anak Indonesia.”
“Oh… Kamu Cikgu,” tukasnya, “kami pun dari Indonesia.”
“Pak Cik dari Indonesia?” tanyaku, mengonfirmasi.
“Ya, sekarang sudah jadi warga Malaysia, tapi tetaplah tanah air kami Indonesia.”
***
Percakapan di atas adalah salah satu obrolan penulis dengan seorang pedagang di pasar Kunak-Sabah. Dari obrolan itu tentu Anda bisa memahami bahwa ada warga Malaysia yang merasa dan mengaku bahwa Indonesia adalah tanah airnya.
Kalau Anda datang ke Sabah, dan berinteraksi dengan orang-orang di Sabah, Anda pun bisa dengan mudah mendapati cerita yang sama. Penulis mendapati pengakuan-pengakuan tentang Indonesia sebagai tanah air mereka, bukan hanya dari satu, dua, tiga orang. Penulis ingat betul obrolan-obrolan penulis dengan para supir elf atau supir taksi, baik yang resmi maupun tidak (supir-supir angkutan umum). Pernyataan-pernyataan yang bernada sama keluar dari mulut mereka.
Mungkin Anda bertanya, warga negara Malaysia mana yang menganggap Indonesia tanah airnya?
Tentu tidak semuanya warga negara Malaysia. Umumnya yang mengaku dan merasa Indonesia sebagai tanah airnya adalah warga negara Malaysia yang berasal dari Indonesia. Mereka adalah para WNI yang berhijrah ke Sabah-Malaysia mencari rejeki demi masa depan yang lebih baik untuk masa depan diri, keluarga, dan keturunannya.
Sulitnya peluang mendapatkan pekerjaan di Indonesia memaksa mereka untuk terus berusaha dan tinggal lama di Sabah. Bagi seseorang yang mencari rejeki di negara asing, tentu tidak semudah warga aslinya; banyak kesulitan yang dihadapi. Namun, kesulitan itu lebih baik daripada pulang mencari kerja di Indonesia. Ditambah peluang untuk mengurangi kesulitan mencari rejeki di Sabah-Malaysia terbuka. Peluang itu adalah mendapatkan kewarganegaraan Malaysia. Di Sabah, banyak sekali warga negara Malaysia yang berasal dari Indonesia.
Menakar Nasionalisme
Yang menarik adalah adanya anggapan dan tuduhan sinis bahwa WNI yang berganti kewarganegaraan adalah mereka yang tidak mempunyai nasionalisme. Apakah benar nasionalisme diukur dengan berganti kewarganegaraan?
Fakta lain, mereka mengakui bahwa tanah air mereka adalah Indonesia. Selain itu mereka pun mengirimkan uang hasil kerja di Malaysia untuk keluarganya yang ada di Indonesia. Tidak sedikit, dengan hasil usahanya, mereka membeli tanah dan membangun rumah untuk mereka pulang. Apakah fakta ini tidak bisa menunjukkan bahwa mereka cinta Indonesia?
Penulis punya beberapa teman warga negara Malaysia. Mereka lahir di Sabah dan sejak lahir pula kewarganegeraan mereka adalah Malaysia. Dengan banyak kemudahan yang diberikan pemerintah Malaysia akhirnya mereka bisa kuliah bahkan sampai mengambil program doctoral. Walaupun mereka sejak lahir adalah kewarganegaraan Malaysia namun orang tuanya adalah warga Malaysia yang berasal dari Indonesia.
Melihat banyaknya anak-anak Indonesia yang tidak mendapatkan pendidikan, mereka tergerak hatinya untuk memberikan layanan pendidikan untuk anak-anak Indonesia. Mereka berharap generasi bangsa Indonesia ini tidak menjadi bangsa yang tuna. Namun, karena kepeduliannya itu salah seorang dari mereka mendapatkan masalah di kampusnya. Kewarganeraannya dipertanyakan. Dengan kasus itu, bisa saja kuliahnya diberhentikan dan kewargenaraannya dicabut karena dianggap sebagai penghianat.
Untuk mereka, pindah kewarganegaraan adalah salah satu usaha untuk mendapatkan hak hidup yang layak. Dengan pindah kewarganegaraan tidak ada satu hak orang lain yang terambil. Dengannya tidak ada satu nyawa pun terenggut.

Bandingkan dengan para pemimpin, para politisi, dan para anggota dewan kita –konon sih disebut oknum! Sudah berapa hak rakyat miskin yang mereka jarah? Sudah berapa nyawa melayang karena haknya diabaikan? Sudah berapa banyak hak negara yang mereka rampas? Padahal hak dan nyawa yang mereka renggut adalah hak dan nyawa rakyat Indonesia. Padahal merekalah yang diberi kepercayaan mengelola negara Indonesia. Apakah mereka lebih baik dalam nasionalisme dibandingkan WNI yang pindah kewarganegaraan karena sebuah harapan hidup lebih layak?




http://sosbud.kompasiana.com/2013/11/25/warga-malaysia-indonesia-tanah-air-kami-611052.html


Friday, November 22, 2013

Rekam jejak perdana menteri pembenci perempuan




Tony Abbott seharusnya tidak pantas menjadi perdana menteri Australia. "Dia terlalu beraliran sayap kanan," kata seorang pengamat politik Australia. "Dia termasuk garis keras," kata pengamat lain. 

"Dia sosok pria dari pertengahan abad ke-20," ujar politikus dari Partai Buruh Bruce Hawker pada Juni lalu, seperti dilansir majalah the Monthly, empat bulan lalu.

Nama Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, beberapa hari terakhir ini mencuat ke permukaan media massa, terutama di Indonesia. Dia menjadi sorotan karena pernyataannya tentang kasus penyadapan intelijen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah pejabat Indonesia. Dia menolak minta maaf.

Rakyat Australia, terutama kaum perempuan, paling ingat dengan sejumlah pernyataan Abbott terhadap kaum hawa yang nadanya merendahkan atau bahkan membenci.

Perdana menteri sebelumnya, Julia Gillard dalam salah satu pidatonya bahkan menyebut Abbott sebagai seorang pembenci perempuan di zaman modern Australia.

Dalam satu kesempatan pria berusia 56 tahun itu pernah berucap tak ada salahnya perempuan lebih banyak mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Dalam jajaran kabinet Abbott yang terdiri dari 18 menteri hanya ada satu perempuan yakni Menteri Luar Negeri, Julie Isabel Bishop. Sebelumnya, ketika dipimpin Partai Buruh, Australia memiliki enam menteri perempuan.

Komentarnya Abbott tentang aborsi juga pernah membuat jengah kaum perempuan. Dia bilang, "Aborsi adalah jalan pintas termudah bagi perempuan." Lebih parah lagi dia bahkan pernah mengatakan, "Menjadi pemimpin itu secara psikologis tidak cocok buat perempuan."

Pada suatu acara memasak di televisi saat dia tengah berkampanye dengan putrinya belum lama ini, Abbott berkata, "Pilihlah saya karena saya punya putri yang wajahnya lumayan cantik."




http://www.merdeka.com/