The Knowledge For Our Common

Friday, August 23, 2013

Nyeri setelah Fitness, Redakan dengan 6 Makanan ini

Fitnes memang mengasikkan, namun bagi sebagian orang bisa mengakibatkan nyeri pada keesokan harinya. Rasa nyeri pada otot setelah latihan biasa disebut dengan Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS).



Biasanya hal ini terjadi akibat melakukan lathan intensitas tinggi seperti angkat beban atau sprint, sehingga jaringan otot mengalami luka kecil akibat latihan tersebut. Nah, saat pemulihan luka tersebut, jaringan otot akan menyembuhkan diri sehingga Anda akan mengalami DOMS. Proses ini biasanya terjadi satu hari setelah latihan.
Dalam kondisi tertentu, DOMS dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan terkadang cukup membuat Anda malas untuk berlatih lagi. Oleh karena itu, diperlukan langkah yang tepat untuk mengurangi nyeri akibat DOMS. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi 6 makanan berikut ini:

Sereal Gandum

Sarapan sereal gandum sebelum berolahraga memang sangat baik, tetapi Anda juga dianjurkan kembali mengonsumsi sereal gandum setelah berolahraga. Kandungan karbohidratnya bisa membantu menghilangkan rasa lelah dengan cara mengembalikan pasokan glikogen yang berkurang atau habis saat berolahraga. Ini sangat penting dalam mengembalikan pasokan energi setelah olahraga demi menghindari rasa kantuk.

Buah Ceri

Buah ajaib ini memiliki banyak kandungan zat anti-inflamasi yang mampu meredakan nyeri otot Buah ini juga kaya antioksidan anthocyanin yang bermanfaat membantu penyembuhan. Beberapa atlet justru sering memakan kue tar ceri sebelum olahraga untuk menghindari nyeri berlebihan. Selain itu, konsumsi juga buah ceri segar dalam bentuk minuman jus.

Kacang

Semua jenis kacang memiliki kandungan tinggi vitamin E yang memiliki kelebihan dalam mengembalikan tenaga otot, melawan nyeri otot, dan mengobati cedera jaringan otot. Mengonsumsi makanan kaya vitamin E seperti kacang akan membantu mengembalikan kekuatan otot dan menjaga kondisi tubuh saat olahraga selanjutnya.

Buah Beri

Raspberry memiliki kandungan antioksidan polifenol yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari cedera. Selain bisa mengurangi rasa nyeri otot, berry juga bisa melindungi cedera-cedera sel lainnya yang bisa berakibat kanker. Secara umum, semakin gelap warna buah berry menandakan semakin banyaknya kandungan antioksidan, misalnya pada blackberry dan blueberry.

Ikan

Ikan secara umum memiliki kandungan utama protein dan asam lemak esensial. Asam lemak ini mampu membantu mengurangi peradangan dan melawan nyeri otot. Jika tidak begitu menggemari ikan, Anda bisa coba mengonsumsi suplemen minyak ikan sebagai alternatif.

Telur

Telur, termasuk juga kuning telur, kaya akan protein dan vitamin D yang mampu melawan nyeri otot dan membantu pertumbuhan otot. Kekurangan vitamin D merupakan salah satu kondisi yang paling banyak diderita. Kandungan kalori kuning telur merupakan kalori yang baik karena menghasilkan vitamin D dan protein. Namun sebaiknya batasi konsumsi kuning telur untuk menjaga kadar kolesterol tubuh dan rajinlah minum susu rendah lemak yang diperkaya vitamin D.
Imbangi dengan istirahat yang cukup agar proses pemulihan berjalan optimal. Selamat mencoba! 
 
 
 @http://duniafitnes.com/
 
 

Agar Otot Tidak Menyusut, Ayo Latihan Beban!



Bukan rahasia umum jika latihan beban dapat meningkatkan laju metabolisme sekaligus membantu menurunkan berat badan jika dilakukan secara tepat dan teratur. 
Setiap 10 tahun, metabolisme manusia akan mengalami penurunan dan melambat sekitar 3 persen, massa otot mulai menyusut, dan produksi lemak tubuh kian bertambah. Itulah sebabnya mengapa Anda merasa lebih gemuk ketika usia bertambah.
Nah, agar hal di atas tidak terjadi pada Anda maka sebaiknya Anda mulai lakukan latihan beban dari sekarang. Latihan beban adalah latihan terbaik untuk meningkatkan dan membangun massa otot. Jika dikombinasikan dengan latihan kardio, latihan beban juga efektif untuk membantu menurunkan berat badan.
Studi menunjukkan bahwa latihan beban selama tiga bulan secara rutin 15-20 menit sehari (2-3 kali seminggu) dapat menambah otot kurang lebih 1,4 kg. Latihan beban juga dapat meningkatkan metabolisme sebanyak 7% dan membantu membakar 105 kalori ekstra setiap harinya.
Berikut 5 tip yang bisa Anda coba saat memulai latihan beban
  1. Pilih Beban Yang Tepat
    Beban yang ringan Anda tidak akan memberi otot Anda tantangan untuk mendapatkan kekuatan maksimal. Tapi jangan menggunakan beban yang terlalu berat karena risikonya adalah cedera. Gunakan beban sesuai kemampuan, kemudian tambahkan secara bertahap jika Anda merasa masih kuat.
  2. Lakukan Perlahan
    Gerakan yang terlalu cepat akan menyebabkan risiko cedera dan tidak efektif untuk membangun kekuatan, karena otot Anda memerlukan adaptasi. Lakukan gerakan mengangkat selama dua detik dan empat detik untuk menurunkan beban.
  3. Atur Nafas
    Pengaturan nafas yang keliru saat melakukan latihan kekuatan akan membuat gerakan menjadi lebih sulit dan bahkan mengacaukan tekanan darah Anda. Buang nafas saat kontraksi dan tarik nafas saat Anda melepaskan beban.
  4. Buatlah Program Latihan Yang Baik
    Program latihan beban Anda haruslah tersusun dengan baik dan teratur. Buatlah Program latihan beban Anda secara terperinci seperti misalnya, Hari Senin untuk melatih otot dada, Rabu untuk melatih otot kaki, Kamis untuk melatih otot punggung dan seterusnya. Jangan berlatih selama satu minggu penuh. Sisakan 1-2 hari untuk istirahat dari sesi latihan. Perlu Anda ketahui bahwa otot akan tumbuh saat tubuh mendapatkan istirahat yang cukup.
  5. Mulailah Konsumsi Makanan Sehat
    Satu hal yang tak kalah penting dari program latihan Anda adalah mengonsumsi makanan sehat. Artinya Anda tetap harus menjaga keseimbangan nutrisi bagi tubuh Anda. Buah-buahan dan sayuran adalah contoh makanan sehat yang baik untuk mendukung program latihan Anda.
    Hindari mengkonsumsi makanan cepat saji yang tinggi kalori dan tinggi lemak, gantikan dengan makanan tinggi protein seperti dada ayam, telur, dan daging. Makanan inilah yang dapat membantu Anda meningkatkan perkembangan otot lebih optimal.
Nah, sekarang Anda sudah mengetahui bahwa meningkatkan massa otot melalui latihan beban adalah cara terbaik untuk membentuk tubuh langsing dan ideal.
Tunggu apa lagi? Yuk, mulai latihan beban dari sekarang!




 @http://duniafitnes.com/

Thursday, August 22, 2013

Apakah Penderitaan Sekadar Kata Atau Aktualitas?

Apakah penderitaan sekadar kata, atau aktualitas? Jika itu suatu aktualitas, dan bukan sekadar kata, maka kata itu tidak punya makna sekarang, dan yang ada hanyalah rasa sakit yang kuat.

Dalam kaitan dengan apa? Dalam kaitan dengan suatu gambaran, dengan suatu pengalaman, dengan sesuatu yang Anda miliki atau Anda tidak miliki.

Jika Anda memilikinya, Anda namakan itu kesenangan; jika Anda tidak memilikinya, itu kesakitan.

Oleh karena itu, kesakitan, kesedihan adalah dalam hubungan dengan sesuatu. Apakah sesuatu itu sekadar kata-kata, ataukah suatu aktualitas?-

seperti rasa takut tidak mungkin berada sendiri, melainkan hanya di dalam hubungan dengan sesuatu, dengan seseorang, dengan suatu peristiwa, dengan suatu perasaan.

Nah, Anda menyadari sepenuhnya penderitaan itu. Apakah penderitaan itu terpisah dari Anda, dan dengan demikian Anda hanyalah sekadar pengamat, yang mencerap penderitaan itu, ataukah penderitaan itu Anda?

Jiddu Krishnamurti

-MMD-

Apakah Gay/Lesbian Disebabkan Oleh Faktor Genetik Atau Lingkungan?

Berikut ini saya terjemahkan pernyataan dari beberapa organisasi profesional AS dan Inggris mengenai penyebab homoseksualitas:

Sains telah menyelidiki faktor2 penyebab homoseksualitas, dan lebih umum lagi faktor2 penyebab orientasi seksual manusia, dengan kesimpulan umum terkait dg faktor2 biologis dan lingkungan. Faktor2 biologis yg telah diteliti adalah di bidang genetik dan hormonal, khususnya selama masa perkembangan janin, yg mempengaruhi struktur otak sebagai hasilnya, dan sifat2 lain seperti kekidalan. Terdapat faktor2 lingkungan yg luas (sosiologis, psikologis, atau lingkungan dalam rahim di masa awal) dan berbagai faktor biologis, yang mungkin mempengaruhi orientasi seksual; sekalipun banyak peneliti berpendapat bahwa itu disebabkan oleh saling pengaruh yg rumit di antara alam dan pendidikan, mereka lebih menerima model2 biologis sebagai penyebab.

The American Academy of Pediatrics dalam jurnal "Pediatrics" pada 2004 menyatakan:

"Orientasi seksual mungkin tidak ditentukan oleh satu faktor saja, melainkan oleh kombinasi pengaruh2 genetik, hormonal, dan lingkungan. Pada dasawarsa2 terakhir, teori2 berdasarkan biologi dianut oleh para pakar. Sekalipun tetap ada kontroversi dan ketidakpastian tentang bagaimana terjadinya berbagai orientasi seksual manusia, tidak ada bukti ilmiah bahwa pendidikan yg abnormal oleh orang tua, pelecehan seksual, atau peristiwa2 lain yg merugikan dalam hidup berpengaruh pada orientasi seksual. Pengetahuan masa kini menunjukkan bahwa orientasi seksuai biasanya terbentuk pada masa kanak2 dini."

The American Psychological Association, American Psychiatric Association, dan National Association of Social Workers menyatakan pada 2006:

"Pada saat ini tidak ada konsensus ilmiah tentang faktor2 spesifik yang menyebabkan seseorang menjadi heteroseksual, homoseksual, atau biseksual -- termasuk kemungkinan pengaruh dari efek biologis, psikologis atau sosial dari orientasi seksual orang tua. Namun, bukti2 yang ada menunjukkan bahwa sebagian terbesar orang dewasa gay atau lesbian dibesarkan/dididik oleh orang tua heteroseksual, dan sebagian terbesar anak2 yg dibesarkan/dididik oleh orang tua lesbian atau gay akhirnya tumbuh menjadi heteroseksual."

The Royal College of Psychiatrists menyatakan dalam 2007:

"Sekalipun ada spekulasi psikoanalitik dan psikologis hampir selama seabad, tidak ada bukti cukup untuk mendukung pendapat bahwa sifat pendidikan orang tua atau pengalaman di masa kanak2 dini berperan dalam pembentukan orientasi dasar heteroseksual atau homoseksual seseorang. Tampaknya orientasi seksual bersifat biologis, ditentukan oleh saling pengaruh secara rumit antara faktor2 genetik dan lingkungan dalam rahim di masa dini. Dengan demikian orientasi seksual bukanlah suatu pilihan."

The American Psychological Association menyatakan, "mungkin terdapat banyak alasan bagi orientasi seksual seseorang, dan alasan2 itu mungkin berbeda bagi orang yg berbeda", dan mengatakan bahwa orientasi seksual kebanyakan manusia ditentukan pada usia dini. Penelitian tentang bagaimana orientasi seksual pada laki-laki mungkin ditentukan oleh faktor2 genetik atau faktor2 lain sebelum lahir memainkan peran dalam percaturan politik dan masyarakat tentang homoseksualitas, dan juga mengungkapkan keprihatinan tentang pencirian genetik (genetic profiling) dan tes sebelum lahir [bagi seseorang]."

Professor Michael King menyatakan: "Kesimpulan yg diambil oleh para ilmuwan yg telah menyelidiki asal mula dan penstabilan orientasi seksual ialah bahwa itu merupakan sifat manusia yg terbentuk dini dalam hidup, dan sukar berubah. Bukti2 ilmiah tentang asal-mula homoseksualitas dianggap relevan bagi percaturan teologis dan sosial, oleh karena menumbangkan pendapat bahwa orientasi seksual merupakan pilihan."

[sumber: Wikipedia - Homosexuality]

http://en.wikipedia.org/wiki/Homosexuality#Psychology

Saya Siapa ????.....

saya
saya siapa?
lidah saya bisa berkata:
saya bkn muslim
saya bkn yahudi
saya bkn nasrani
bkn pula buddha, hindu, dll
tp knapa hati saya msh condong ke salah satunya?
egoiskah saya?
jd siapa saya?
ah semakin bertanya siapa saya, semakin banyak pertanyaan tentang saya.
Saya itu ciptaan pikiran.
Kemudian saya memisahkan diri dari segala sesuatu yg 'bukan-saya' (dunia sekitar).
Saya terpisah dan berdiri sendiri
berhadapan dengan yang 'bukan-saya'.

Di dalam keterpisahan itu, saya mengalami kegalauan:
Siapa saya?
Dari mana? Mau ke mana? Mau apa?

Saya tidak sanggup menerima kenyataan
tiadanya kepastian,
tiadanya keamanan,
tiadanya kebahagiaan.
Saya terus bertanya, mencari,
kepada agama, filsafat, orang2 bijak.

Setelah mengalami keterpurukan di dalam pencarian ke luar,
tak menemukan jalan keluar sama sekali,
maka saya mulai menengok ke dalam batin:
menyadari setiap gerak pikiran
yang menciptakan saya
yang berhadapan dg duniaku,
menimbulkan semua penderitaan ini.

Mungkin di dalam kesadaran akan diri itulah
terdapat pintu menuju pembebasan dari diri,
pembebasan dari penderitaan.





-MMD- 

Agar Tidak Gampang Lelah, Sebaiknya Lakukan 6 Hal Ini

Kesibukan yang tinggi kerap membuat seseorang mengabaikan kesehatan tubuhnya. Hingga pada saat tertentu tubuhnya mengalami kelelahan yang hebat dan penurunan produktivitas kerja sebagai dampak dari gaya hidup tidak sehat.




Tetapi tentu saja Anda dapat melakukan sesuatu untuk mengusir kelelahan itu, bahkan cukup melalui beberapa cara sederhana.
Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda terapkan dan berguna dalam mengatasi kelelahan.

Pastikan Sarapan Sehat

Banyak orang meninggalkan kebiasaan sehat ini karena terburu-buru berangkat kerja, tidak sempat memasak, atau kendala lain yang menyebabkan orang tersebut tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup di pagi hari. Dampaknya akan dirasakan menjelang tengah hari, saat energi tubuh mulai menipis dan tubuh tidak memiliki cadangan energi yang cukup. Hasilnya, tubuh akan mengalami kelelahan yang hebat. So, biasakan sarapan sehat di pagi hari.

Tingkatkan Aktivitas Fisik

Salah satu penyebab utama kelelahan adalah kurangnya aktivitas fisik, sehingga jika Anda ingin menyingkirkan kelelahan, mulailah gaya hidup aktif dengan berolahraga. Cobalah berolahraga 30 menit di pagi hari sebelum sarapan agar Anda tidak mudah lelah saat beraktivitas sepanjang hari.

Jaga Tubuh tetap Terhidrasi

Terkena dehidrasi juga menjadi penyebab lain kelelahan yang berkepanjangan, sehingga pastikan Anda mendapatkan cukup air bagi tubuh Anda untuk terhidrasi, membuatnya berfungsi dengan baik dan kembali ke keadaan aktif.

Kelola Stres

Stres adalah salah satu akar penyebab berbagai masalah kesehatan banyak orang, termasuk kelelahan. Jika Anda terus-menerus merasa lelah dan lesu, mulailah belajar untuk mengatasi stres dengan baik. Anda bisa berenang untuk menghilangkan stres. Lakukan latihan teratur. Kelola waktu Anda. Ini akan banyak membantu Anda untuk mulai menyingkirkan kelelahan.

Jaga Berat Badan

Jika Anda kelebihan berat badan ataupun kekurangan berat badan, Anda mungkin merasa lelah terus-menerus. Jika Anda mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, tubuh Anda akan perlu bekerja lebih untuk melakukan aktivitas sederhana, sehingga rasa kelelahan sering muncul. Di sisi lain, kurangnya kekuatan otot juga dapat membuat Anda merasa lelah dengan mudah juga. Jadi, pastikan Anda mempertahankan berat badan normal untuk menyingkirkan kelelahan.

Kurangi Kafein sebelum Tidur

Kafein berpotensi membuat Anda tetap terjaga setelah mengonsumsinya. Saat minum kafein, tubuh akan melepaskan adrenalin yang menjadi sumber respon untuk melawan kantuk, yang secara tidak langsung memaksa tubuh untuk kembali bekerja



 @http://duniafitnes.com/


5 Indikasi Sudah Saatnya Pindah Kerja




Perasaan di pekerjaan, pelajaran, hingga tawaran yang jauh lebih baik bisa jadi hal-hal untuk diperhitungkan pindah kerja.

Berbulan-bulan Anda memikirkan untuk pindah kerja. Haruskah tetap di tempat kerja sekarang atau mencari tempat baru? Seiring bertambahnya usia, pertanyaan ini akan menjadi salah satu pertanyaan penting dalam hidup. Tetapi mengetahui kapan waktu yang tepat untuk pindah kerja bisa menjadi hal yang pelik.

Menurut Paula Davis-Laack, mantan pengacara yang mengubah profesinya menjadi pakar stres dan keteguhan sekaligus penulis di situs PsychologyToday mengatakan, ada 5 tanda yang mengindikasikan sudah saatnya pindah kerja/profesi:

1. Terlalu lelah
Begitu banyak pekerja yang merasa kelelahan secara emosi dan fisik dalam menjalani profesinya. Menurut psikolog Christina Maslach dan Michael P Leiter dalam bukunya, The Truth about Burnout, ada 6 sumber yang membuat pekerja kelelahan; kerja berlebihan, kurang kendali, hasil yang diberikan perusahaan tak sebanding, ketidakadilan, perpecahan di komunitas, dan konflik nilai diri.

Bila Anda sudah merasa sangat lelah dengan pekerjaan, baik emosi dan fisik, mungkin sudah saatnya bicara dengan diri sendiri mengenai alternatif pindah ke tempat yang menawarkan kesempatan lebih baik.

2. Tak bisa menjadi diri sendiri
Menjadi diri sendiri adalah poin penting dalam pekerjaan. Bila Anda harus mencoba berubah menjadi orang lain dan bermain drama untuk menjalani hari di kantor, terutama bila rasanya tak nyaman, sebaiknya tanyakan kembali kepada diri sendiri mengenai keinginan untuk melanjutkan pekerjaan di tempat tersebut.

3. Belajar yang perlu dipelajari
Pengalaman pahit di tempat kerja pun bisa menjadi hal yang baik untuk masa depan. Dari konflik, pertentangan, masalah, dan lainnya, Anda bisa belajar banyak hal tentang nilai diri, cara kerja, serta banyak faktor lain. Begitu hal-hal pahit di kantor sudah membuat Anda bisa mengambil hikmah dan pelajarannya, barulah pertimbangkan untuk mulai melangkah ke bab berikut dalam hidup. Jangan terlalu mudah menyerah juga. Jangan sampai dikira "kutu loncat".

4. Ada perbedaan nilai yang dianut
Sebagian besar waktu yang Anda habiskan kemungkinan terbesar akan berkenaan dengan pekerjaan. Jadi, bila ada nilai-nilai pokok dalam diri yang bertentangan dengan nilai di perusahaan, tentu akan sangat menyiksa.

Umumnya, perusahaan memiliki nilai-nilai, misi, dan visi, namun hanya sedikit yang benar-benar menjalaninya. Apakah perusahaan Anda benar-benar menjalani nilai-nilai yang digembar-gemborkannya?

Bila tidak, dan ternyata yang dijalani oleh perusahaan benar-benar bertentangan, ada baiknya Anda menilai ulang keberadaan Anda di perusahaan itu.

5. Ada kesempatan emas yang menunggu
Kebanyakan orang sulit meninggalkan hal-hal yang sudah ia lakukan bertahun-tahun karena merasa takut menghadapi masa depan yang tak pasti. Kadang pikiran akan berusaha membuat kita tetap berada di lingkungan yang familiar. Lebih nyaman untuk tetap ada di lingkungan yang nyaman. Namun, bila tak mencoba, tak akan pernah tahu kesempatan emas yang menunggu di balik tawaran orang lain. Tentu, jangan gegabah, perhitungkah sebaik mungkin.

Bila satu atau beberapa nilai di atas sedang Anda alami, cobalah untuk perhitungkan kembali posisi Anda sekarang di perusahaan. Cobalah untuk melakukan rehat sejenak dari rutinitas dan melihat segalanya dari gambaran yang lebih besar untuk merefleksi hidup dan memperkirakan langkah terbaik untuk dihadapi. 



@http://www.beritasatu.com/


Agar Tulang tidak Keropos, Jajal 4 Latihan ini

Latihan merupakan komponen penting untuk meningkatkan kesehatan dan kekuatan tulang Anda. Latihan teratur adalah kunci penting untuk mencegah osteoporosis. Banyak yang mengira tulang adalah suatu struktur padat seperti bebatuan, padahal anggapan tersebut tidak benar. 
Tulang adalah jaringan hidup yang terus berubah. Kepadatan tulang yang paling optimal biasanya terjadi antara usia 20 hingga 30 tahun, dan kemudian perlahan-lahan menurun. Pada wanita, beberapa tahun pertama setelah menopause adalah saat di mana terjadi percepatan osteoporosis.
Nah, sebelum mengetahui latihan apa saja yang bisa Anda lakukan untuk membuat tulang Anda lebih kuat dan mencegah terjadinya osteoporosis, berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terlebih dahulu.

Postur Tubuh Pengaruhi Kesehatan Tulang

Bagaimana kita berdiri, duduk, dan bergerak dapat menentukan tekanan yang diberikan pada tulang punggung kita. Dilihat dari samping, tulang belakang berbentuk seperti kurva ‘S’. Jika Anda bisa mempertahankan bentuk kurva alami ini, maka tulang Anda akan sepuluh kali lebih kuat.
Postur dan gerak tubuh yang baik dapat mengurangi maupun mencegah nyeri punggung dan melindungi tulang belakang Anda terhadap fraktur atau patah. Jadi bagaimanakah postur tubuh yang baik itu?
  • Ketika berdiri, sebuah garis imajiner harus menghubungkan telinga, bahu, dan pinggul Anda secara vertikal. Jangan mengunci lutut, tetapi berdirilah dengan kaki lurus. Jaga agar kurva punggung Anda dalam bentuk yang baik dan normal.
  • Kemudian ketika duduk, sebaiknya hindari duduk dalam posisi yang sama dalam jangka waktu yang lama. Duduklah di kursi yang akan membuat punggung Anda lurus. Tarik dagu dan kepala Anda ke depan sehingga posisi kepala Anda tegak. Ketika bangkit dari kursi, geser tubuh Anda ke depan tanpa membungkuk lalu kemudian berdiri.
  • Untuk bergerak dan mengangkat sesuatu, jaga agar posisi punggung tetap tegak. Gunakan kaki Anda, bukan punggung Anda, saat Anda mengangkat bahkan benda yang ringan, kemudian jongkok dan jaga dada tetap tegak. Hindari membungkuk ke depan. Ketika mengangkat, pegang benda yang Anda angkat dekat dengan tubuh Anda. Hindari pula gerakan memutar. Jaga agar jari kaki Anda menunjuk ke arah Anda bergerak.
Untuk bergerak, berdiri, berjalan, dan aktivitas lain dalam postur tubuh yang lebih baik memang membutuhkan banyak latihan sebelum menjadikannya sebagai kebiasaan seahri-hari. Tapi hasilnya adalah kesehatan Anda untuk jangka panjang.
Amati berapa kali Anda membungkuk dan berapa jam Anda duduk setiap harinya. Amati pula cara Anda melakukan kegiatan sehari-hari entah itu membersihkan bak mandi, menggendong anak, mengambil tas atau dompet, berolahraga, berkebun, duduk di depan komputer, bahkan saat Anda menonton TV. Mulailah sedikit demi sedikit perubahan. Buatlah upaya yang konsisten untuk memperbaiki postur dan gerakan Anda untuk melindungi tulang Anda.
Nah, berikut ini Anda akan mengetahui apa saja jenis latihan yang dapat membantu memperkuat tulang Anda.

Latihan Fleksibilitas

Berkat kemajuan teknologi yang memberi kita banyak kemudahan, akhirnya sebagian besar hari kita dihabiskan untuk duduk. Ini dapat membuat otot tegang dan memberi banyak tekanan pada tulang belakang Anda. Meningkatkan fleksibilitas atau kelenturan sangat baik untuk tulang belakang, otot paha dan dada, serta pinggul Anda. Hindari latihan yang membuat Anda harus banyak membungkuk ke depan, untuk mencegah tekanan ekstra pada tulang dan tulang belakang Anda.
Dalam melakukan latihan peregangan, regangkan otot hingga titik maksimal, bukan hingga otot terasa sakit, dan tahan peregangan selama 15-30 detik, setidaknya 3 -5 kali sehari.

Latihan Kardio

Setiap kali kita melangkah, melompat, berlari, atau menyeimbangkan tubuh kita, dampaknya menyebabkan gaya tekan pada tulang yang pada gilirannya mendorong pembentukan tulang jadi lebih kuat. Itulah mengapa latihan yang melibatkan gerakan-gerakan tersebut penting untuk meningkatkan kesehatan tulang Anda.
Sebagai contoh, jalan cepat, berjalan menanjak, naik turun tangga, lompat tali, aerobik, jogging, sepak bola, tenis, squash, dan basket dapat menjadi pilihan latihan yang baik untuk pembentukan kekuatan tulang Anda. Berbagai pola gerakan dalam latihan ini menyebabkan respon tulang yang lebih kuat.

Latihan Beban

Latihan kekuatan mungkin salah satu hal yang paling penting untuk membentuk atau mempertahankan tulang yang kuat. Latihan beban akan merangsang pembentukan tulang. Jika Anda ingin meningkatkan massa tulang, latihan harus melibatkan otot yang menempel pada tulang Anda. Penelitian menunjukkan bahwa intensitas latihan juga berpengaruh pada rangsangan pertumbuhan tulang. Lakukan latihan beban sekitar 8-10 repetisi, 2-3 kali seminggu. Sangat penting untuk secara bertahap meningkatkan ketahanan otot-otot Anda agar otot menjadi lebih kuat.

Latihan Keseimbangan

Kekuatan dan fleksibilitas yang baik akan memastikan Anda mampu menjaga keseimbangan dengan lebih mudah. Ini penting untuk membantu mencegah jatuh, aktivitas yang membutuhkan keseimbangan, juga agar Anda bisa berolahraga dengan baik.
Sebuah latihan sederhana yang bisa Anda lakukan adalah berdiri di satu kaki selama 30 detik lalu ulangi untuk kaki yang lain. Bila Anda dapat melakukannya dengan mudah, cobalah melakukannya dengan mata tertutup. Ada berbagai macam latihan keseimbangan dalam bentuk kegiatan mudah dan menyenangkan yang dapat Anda lakukan.
Jika Anda masih muda, olahraga dapat meningkatkan massa tulang Anda. Seiring bertambahnya usia, yang harus Anda lakukan adalah menjaga massa tulang yang Anda miliki (atau memperlambat laju pengeroposan tulang atau osteoporosis). Berapapun usia Anda, olahraga adalah cara yang tepat untuk menjaga kepadatan tulang Anda.



 @http://duniafitnes.com/


Sunday, August 18, 2013

Ingin Pede? Bentuk Perut Sixpack dengan 5 Latihan ini


Tiada yang lebih membanggakan bagi seorang pria selain merasa percaya diri saat membuka baju dan mempertotonkan tubuh yang lean (bebas lemak) dengan perut sixpack.


Seperti yang pernah dijelaskan pada artikel-artikel terdahulu bahwa untuk mendapatkan perut sixpack Anda harus membatasi asupan kalori dan memangkas lemak di tubuh Anda dengan berolahraga, karena otot sixpack tidak akan muncul jika masih ada lemak yang menutupinya.
Nah, berikut ini 5 latihan yang efektif untuk membakar lemak sekaligus melatih otot perut Anda agar tampil lebih percaya diri dengan tubuh bebas lemak dan perut sixpack.

Mountain Climber 30 detik

 

 Tahapan Pelaksanaan:
Posisikan tubuh seperti gerakan push up
Kedua tangan bertumpu pada lantai dan kaki kanan ditekuk ke depan
Tukar posisi kaki kiri dan kanan dengan cepat sehingga kaki kanan lurus ke belakang dan kaki kiri ditekuk ke arah tubuh
Ulangi selama 30 detik

Twisted Crunch 30 detik

 

 Tahapan Pelaksanaan:
Berbaring telentang
Telapak tangan berada di samping kepala
Angkat tubuh ke arah lutut kanan
Lakukan gerakan yang sama ke arah kiri secara bergantian

Barbell Side Bend 30 detik

 

 Tahapan Pelaksanaan:
Genggam barbell dan tempatkan di belakang kepala
Usahakan posisi badan tegap dan tidak membungkuk
Tekuk tubuh Anda ke samping kiri perlahan
Tahan beberapa saat
Kembali ke posisi semula
Lakukan bergantian untuk perut sebelah kiri dan kanan

Ball Crunch 30 detik

 

 Tahapan Pelaksanaan:
Berbaring telentang pada swiss ball
Kedua lutut di tekuk membentuk sudut 90 derajat
Kedua tangan berada di samping kepala
Angkat tubuh ke atas

Hamstring Curl 30 detik

 


Tahapan Pelaksanaan:
Berbaring telentang
Kedua kaki lurus bertumpu pada swiss ball
Gulirkan bola ke dalam dengan menarik kedua kaki
Dorong kembali ke posisi semula Imbangi dengan pola makan tinggi protein dan rendah kalori untuk hasil maksimal. 



 @http://duniafitnes.com/


Saturday, August 17, 2013

Ingin Sixpack? Yuk, Makan Lebih Sering!


  Anda pasti tidak menyangka kalau ingin mendapatkan perut sixpack berarti Anda harus makan lebih sering. Mengapa demikian? 
Makan lebih sering dengan 3 kali makan utama dan 2-3 kali snack di antara waktu makan dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Selain makan lebih sering, jenis makanan yang Anda konsumsi juga patut Anda perhatikan. Pilihlah makanan yang kaya protein dan karbohidrat kompleks untuk menunjang pembentukan otot tubuh, termasuk otot sixpack.
Kacang-kacangan bisa menjadi sumber protein alternatif yang bisa Anda konsumsi jika Anda seorang vegetarian. Anda tidak perlu khawatir dengan kandungan lemak pada kacang, karena lemak pada kacang merupakan lemak baik yang dapat membantu menurunkan kolesterol.
Sedangkan untuk mencukupi kebutuhan karbohidrat tubuh, Anda bisa mendapatkannya dari oatmeal, roti gandum, atau ubi yang mengandung karbohidrat kompleks. Selain kaya serat, makanan ini juga memiliki kadar gula yang lebih rendah dan mampu membuat Anda kenyang lebih lama.
Pentingnya Sarapan untuk Membentuk Perut Sixpack
Sebuah studi di University of Massachusetts (AS) mengatakan bahwa pria yang sarapan setiap hari memiliki peluang yang lebih besar mendapatkan perut sixpack dibandingkan orang yang melewatkan sarapan.
Hal ini terjadi karena orang yang terbiasa sarapan lebih mungkin untuk mengendalikan nafsu makannya dan terhindar dari porsi makan yang membabi buta di siang hari. Terlebih lagi, selama hampir 9 jam tubuh kita tidak mendapat asupan makanan saat tidur. Oleh karena itu sarapan sangat penting untuk menyuplai kembali nutrisi di dalam tubuh.
Pilihlah karbohidrat kompleks serta protein (susu atau telur) untuk sarapan Anda. Untuk makan siang dan malam, hindari makanan yang mengandung lemak tinggi seperti fast food dan gorengan serta minuman tinggi gula. Pilihlah menu makanan yang diolah dengan cara direbus, dibakar atau dipanggang.
Pre dan Post Workout Meal
Untuk memaksimalkan pembentukan otot sixpack, Anda juga perlu memperhatikan asupan nutrisi sebelum dan sesudah latihan. Mengonsumsi makanan bersumber karbohidrat kompleks dan protein satu jam sebelum latihan berguna untuk mengisi glikogen otot dan energi saat latihan.
Sedangkan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi setelah latihan, Anda bisa mengonsumsi sumber protein dan karbohidrat cepat serap (karbohidrat simple). Sumber protein cepat serap bisa Anda dapatkan dari protein shakes, sedangkan karbohidrat cepat serap bisa Anda dapatkan dari buah segar seperti pisang.
Konsumsi karbohidrat dan protein setelah latihan dapat memaksimalkan pembentukan otot dan mencegah katabolisme otot (penyusutan otot), terutama bagi Anda yang berjuang mendapatkan otot sixpack. Jadi, kenapa takut makan lebih sering untuk mendapatkan perut sixpack? 
 @http://duniafitnes.com/