The Knowledge For Our Common

Friday, August 16, 2013

Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Pria Mandul




Selain impotensi, masalah klasik yang masih menjadi momok menakutkan bagi banyak pria adalah infertilitas atau ketidakmampuan sperma membuahi sel telur.
Banyak faktor yang menjadi penyebab terganggunya proses pembentukan sperma hingga mengakibatkan kemandulan pada pria. Dan ternyata beberapa kebiasaan tersebut sering dilakukan pria dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan apa sajakah itu? Berikut penyebab kemandulan seperti dilansir Boldsky:
Merokok
Tingginya kadar nikotin dalam tubuh akibat merokok dapat merusak sperma serta mengurangi jumlahnya.
Obesitas
Obesitas menyebabkan perubahan hormonal menjadi abnormal, hingga memicu timbulnya kemandulan.
Stres
Saat stres tubuh akan memproduksi kortisol. Para ahli meyakini bahwa dalam kondisi stres tubuh tidak dapat memproduksi sperma dengan kualitas terbaik sehingga lebih berisiko mengalami kemandulan.
Laptop
Suhu tinggi pada laptop saat dipangku dapat menyebabkan testis menjadi panas. Ini dapat berakibat buruk dan merusak kualitas sperma.
Steroid
Merupakan hormon sintetis yang digunakan untuk meningkatkan massa otot secara instan. Selain dapat meningkatkan risiko terbentuknya tumor, penggunaan steroid juga dapat mengakibatkan kemandulan.
Berendam air panas
Berendam di air panas dapat meningkatkan suhu testis yang pada akhirnya dapat merusak sperma dan memicu kemandulan.
Radiasi ponsel
Kebiasaan menyelipkan ponsel di saku celana juga bisa mempengaruhi testis. Jika dilakukan terus-menerus, maka radiasi ponsel dapat memicu disfungsi ereksi dan ketidaksuburan pada pria.
Celana ketat
Pemakaian celana ketat membuat suhu di testis meningkat, dan berakibat jumlah produksi sperma menurun.
Konsumsi Minuman Beralkohol
Mengonsumsi minuman beralkohol dapat mengurangi produksi testosteron, yang akhirnya mengurangi jumlah sperma dan memicu kemandulan.



 @http://duniafitnes.com/


Tubuh Atletis dan Perut Sixpack Bukan Mimpi, Ini Rahasia Albern Sultan

Untuk mendapatkan tubuh atletis dan perut sixpack bukanlah mimpi. Setidaknya begitulah bagi Albern Sultan. Menurut pria yang hobi olahraga ini, rahasia mendapatkan badan atletis adalah mengkombinasikan olahraga dan makanan yang sehat.

Sejak kecil Albern memang suka berolahraga. Bersama dengan kakak laki-laki dan teman-temannya, dia kerap bermain basket atau sepakbola. Sehingga baginya olahraga bukanlah hal baru. Kemampuannya membentuk tubuh atletis menjadikan dia terpilih sebagai L-Men of The Year 2013.

"Tubuh atletis dengan perfoma aktif bisa didapat dengan hidup sehat, olahraga teratur, dan istirahat cukup," ujar Albern saat berkunjung ke kantor detikcom, beberapa waktu lalu, dan ditulis pada Sabtu (13/7/2013).

Pria kelahiran 19 Agustus 1990 ini mengaku 5 hari dalam sepekan melakukan olahraga. Setiap sesi olahraga, dia mengalokasian waktu 2 jam. Bagaimana jika di pagi hari hanya punya sedikit waktu untub berolahraga?

"Kalau ada kuliah pagi, biasanya saya melakukan olahraga seperti sit-up," tutur Albern.

Untuk membentuk perut dan otot badan lainnya, Albern rutin nge-gym. Dia memfokuskan pada latihan yang bisa membentuk otot tertentu di tubuhnya.

"Setiap orang punya otot sixpack, tapi perlu menghilangkan lapisan lemak yang dimiliki. Jadi begini, kalau kita maka 2.000 kalori, maka kita harus melakukan aktivitas yang bisa membakar dua kali lipatnya, yakni 4.000 kalori," terang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) ini.

Demi mendapatkan tuuh yang atletis, Albern juga harus menjaga pola makannya. Jika umumnya seseorang makan tiga kali dalam sehari, Albern membagi waktu makannya menjadi 5 kali.

"Jadi dimulai sengan sarapan, makanan selingan, makan siang, selingan, dan makan malam. Untuk makan utama biasanya makan nasi merah, dada ayam tanpa kulit, putih telur, dan susu protein," katanya berbagi rahasia.

Lalu apa yang dimakan sebagai makanan selingan? "Roti gandum, buah, snack bar tinggi protein," ucap pria yang memiliki tinggi 182 cm dan berat 70 kg ini.

Menurut Albern, apapun makanan yang dikonsumsi jika tidak diimbangi dengan aktivitas seperti olahraga tidak akan memberikan hasil yang memuaskan. Bagi Albern hidup sehat itu sangat penting. Sebab gaya hidup semacam itu akan menjadikan lebih sehat dan lebih bugar.

Lalu siapa olahragawan favorit Albern? "David Beckham. Karena di usia tuanya, dia tetap konsisten dengan hidup sehatnya," jelasnya.


 @http://health.detik.com/
Image @http://img.okeinfo.net/


Ayo Kembali Ke Gym Setelah Liburan


Setelah sebulan berpuasa dan merayakan Lebaran, tidak bisa dipungkiri bila asupan kalori kita naik dibandingkan biasanya. Ditambah program latihan yang mungkin saja ‘bolong’ sehingga tubuh tidak dapat membakar kalori dengan maksimal. 
Nah, agar Anda kembali ke tingkat kebugaran yang lebih baik maka tip-nya hanya satu, kembali berlatih untuk membakar kalori lebih banyak, agar terhindar dari kemungkinan berat badan bertambah setelah libur panjang.
Jalani serangkaian latihan di bawah ini untuk mendapatkan intensitas Anda kembali dalam rutinitas latihan di gym.

Hari Senin
Leg Press superset Leg Curl 15,15,15
Stiff-Legged Deadlift superset Leg Extension 15,15,15
Lunges superset Calf Raise 15,15,15
Crunch superset Lying Leg Raise 15,15,15

Hari Selasa
Flat Dumbbell Press superset Flat Dumbbell Flies 15,15,15
Incline Dumbbell Press superset Butterfly 15,15,15
Rope Pushdown superset Plank 15,15,15 (khusus Plank 30-60 detik / set)
Bicycle Crunch superset Scissors 15,15,15

Hari Rabu OFF
Sebaiknya libur untuk mengistirahatkan otot dan stamina Anda

Hari Kamis
Lat Pulldown superset Straight Arm Pulldown 15,15,15
Seated Cable Row superset Barbell Deadlift 15,15,15
Inverted Row superset Cable Curl 15,15,15
Crunch superset Lying Leg Raise 15,15,15

Hari Jumat
Overhead Barbell Press superset Side Lateral Raise 15,15,15
Front Dumbbell Raise superset Bent Over Rear Lateral Raise 15,15,15
One-handed Overhead Dumbbell Press superset Dumbbell Shrug 15,15,15
Bicycle Crunch superset Scissors 15,15,15

Hari Sabtu & Minggu OFF
Bentuk latihan ini adalah superset dengan otot besar yang sama serta repetisi cukup 15 reps per set. Tujuannya adalah untuk kembalikan ritme dan intensitas latihan serta konsentrasi Anda pada otot yang sedang Anda latih tanpa beban yang ekstra berat, cukup failure di 15 repetisi per setnya.
Tambahkan kardio apabila Anda memerlukan kurang lebih 20-30 menit tiap sesi latihan kecuali sesi latihan kaki di hari Senin bisa Anda lewatkan latihan kardio karena otot kaki Anda pasti sedang kelelahan.
Selamat berlatih!


 @http://duniafitnes.com/



Thursday, August 15, 2013

5 Bodyweight Training untuk Dapatkan Perut Sixpack

Bicara tentang perut sixpack adalah tentang bagaimana Anda konsisten dalam menjaga pola makan sekaligus melatih otot perut Anda. Ketika Anda mulai jenuh dengan menu diet tertentu, maka jalan terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mencari variasi menu yang sama-sama sehat dan rendah kalori.


Hal ini juga berlaku jika Anda mulai jenuh dengan latihan tertentu untuk mendapatkan perut sixpack. Ada berbagai jenis latihan yang ditawarkan untuk mencegah Anda dari kebosanan. Latihan-latihan tersebut bisa menggunakan bantuan peralatan tertentu atau hanya menggunakan berat badan Anda saja sebagai beban (bodyweight training).
Nah, berikut ini adalah 5 contoh bodyweight training yang mungkin belum pernah Anda coba untuk mendapatkan perut sixpack.

Air Bike 


 Tahapan Pelaksanaan:
    Berbaring telentang
    Kedua tangan di belakang kepala
    Kaki diangkat & ditekuk membentuk sudut 90 derajat
    Lakukan gerakan mengayuh sepeda
    Putar tubuh ke kanan saat kaki kanan masuk ke dalam, dan sebaliknya

Bottoms Up

 

Tahapan Pelaksanaan:
    Berbaring telentang
    Kedua tangan berada di samping tubuh
    Angkat dan tekuk kedua kaki ke arah pinggang
    Ayunkan kaki lurus ke atas (lihat gambar)
    Kembali ke posisi semula
    Ulangi

Butts Up

 

 Tahapan Pelaksanaan:
    Ambil posisi plank
    Kedua tangan dan ujung kaki menahan beban tubuh
    Angkat pantat Anda setinggi mungkin
    Kontraksikan otot perut
    Kembali ke posisi semula
    Ulangi

Alternate Heel Touch

 Tahapan Pelaksanaan:
    Berbaring telentang
    Tekuk kedua kaki 90 derajat
    Kedua tangan di samping tubuh
    Sentuh kaki kanan dengan tangan kanan
    Lakukan secara bergantian untuk tangan & kaki kiri

Lower Back Curl

  Tahapan Pelaksanaan:

    Berbaring telungkup
    Pandangan lurus ke depan
    Kedua tangan di samping tubuh
    Telapak tangan menghadap ke lantai
    Angkat tubuh menggunakan kekuatan otot perut dan punggung
    Tahan beberapa saat
    Ulangi
Penting untuk diingat bahwa variasi latihan apapun yang Anda lakukan akan membuahkan hasil maksimal jika diimbangi dengan diet tinggi protein dan rendah kalori.
Selamat mencoba.


 @http://duniafitnes.com/




Cukupi 6 Nutrisi Ini Jika ingin Sixpack

Perut sixpack. Siapa yang tidak menginginkannya? Selain berlatih secara teratur dan intensif, faktor penting yang menentukan pencapaian goal pembentukan perut sixpack Anda adalah pengaturan nutrisi. 

Apa yang Anda konsumsi setiap hari sangat mempengaruhi apakah otot perut Anda bisa berkembang dengan optimal atau justru menambah timbunan lemak yang semakin menutupi otot perut Anda. Berikut 6 nutrisi penting yang dapat membantu Anda mendapatkan perut sixpack.
  1. Karbohidrat
    Tubuh Anda menyimpan karbohidrat dalam bentuk glikogen, baik di hati maupun di jaringan otot. Glikogen adalah sumber energi utama selama Anda berlatih beban, sehingga membuat nutrisi ini menjadi salah satu nutrisi kunci untuk mendapatkan perut sixpack. Konsumsi karbohidrat yang cukup akan memastikan tubuh Anda mendapatkan energi yang dibutuhkannya selama menjalani program latihan yang berat dan intensif. Contoh sumber karbohidrat yang baik untuk Anda adalah buah dan sayuran (pisang, buah beri, semangka, alpukat, jeruk, apel, brokoli, bayam, lettuce, wortel, dan lain-lain) serta oatmeal, roti gandum utuh, pasta gandum, nasi merah, ataupun umbi-umbian seperti ubi jalar, singkong, dan sebagainya.
  2. Protein
    Secara langsung bertanggung jawab untuk menumbuhkan dan menjaga jaringan otot Anda. Mengkonsumsi makanan tinggi protein akan memastikan tubuh Anda mendapatkan semua asam amino yang dibutuhkannya untuk menjalankan proses pembentukan perut sixpack. Contohnya adalah telur, daging sapi bagian sirloin atau ternderloin, ayam, ikan salmon, tuna, sarden, susu tinggi protein (whey protein), maupun protein nabati seperti kacang-kacangan, tempe, tahu, dan sebagainya.
  3. Lemak
    Selain menjadi sumber energi cadangan bagi tubuh, asam lemak esensial juga memiliki peran sangat penting dalam sel tubuh yang diperlukan untuk membangun dan memperbaiki jaringan otot. Lemak juga memainkan peran penting dalam produksi hormon yang Anda butuhkan untuk menumbuhkan otot. Contoh sumber lemak sehat ini bisa berupa ikan, kacang-kacangan, minyak canola, minyak zaitun, alpukat, ataupun biji-bijian.
  4. Air
    Banyak orang yang mengesampingkan nutrisi penting ini saat pembentukan otot. Padahal air bertanggung jawab pada begitu banyak fungsi tubuh yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan otot. Jika tujuan Anda adalah untuk mendapatkan perut sixpack, kurang cairan atau dehidrasi dapat membuat pertumbuhan otot Anda terhambat. Jadi, jika Anda ingin mendapatkan perut sixpack, minumlah air dalam jumlah yang cukup.
  5. Vitamin
    Sel-sel dalam tubuh kita, termasuk sel otot, bergantung pada reaksi biokimia tertentu untuk menjalankan metabolisme, pertumbuhan, dan pemeliharaan sel dengan baik. Reaksi ini sendiri pun bergantung pada vitamin tertentu untuk dapat berlangsung dengan baik. Vitamin A misalnya, selain berperan dalam kesehatan penglihatan, juga terlibat dalam produksi glikogen yang merupakan sumber energi bagi tubuh Anda. Selain itu vitamin A juga merupakan antioksidan yang berperan untuk mempercepat recovery setelah Anda berlatih intensif. Vitamin B juga merupakan vitamin yang penting untuk produksi energi dalam tubuh. Vitamin C dikenal sebagai antioksidan kuat yang penting untuk mempercepat pemulihan serta menjaga daya tahan tubuh Anda sehingga performa dan hasil latihan Anda pun akan lebih optimal.
    Vitamin D memainkan peran penting dalam penyerapan kalsium dan fosfor, yang penting untuk kontraksi otot Anda. Vitamin E juga tak boleh Anda lupakan, karena selain melindungi sel tubuh Anda dari kerusakan, juga berperan dalam meningkatkan performa latihan dan mempercepat pemulihan Anda.
  6. Mineral
    Pada dasarnya ada banyak mineral yang memiliki pengaruh besar bagi otot Anda. Kalsium, kalium, fosfor, natrium, dan magnesium penting untuk kontraksi otot Anda sehingga Anda bisa berlatih dengan maksimal. Selain itu, fosfor juga membantu metabolisme energi dari protein, karbohidrat, dan lemak. Selain itu, ada juga mineral zinc (seng) yang merupakan mineral penting untuk membantu tubuh memelihara suplai darah dengan optimal serta menjaga daya tahan tubuh. Zinc juga membantu tubuh untuk menggunakan karbohidrat, protein, dan lemak serta mempercepat recovery setelah latihan berat.
Pastikan agar pola makan Anda senantiasa terdiri dari nutrisi yang lengkap, dan dalam jumlah cukup agar impian Anda mendapatakan perut sixpack segera terwujud. Atau bergabunglah di www.carasixpack.com dan dapatkan panduan membentuk perut sixpack secara tepat langsung dari ahlinya.



 @http://duniafitnes.com/


Remaja Pria Berotot Punya Umur Panjang, Lho!

Harap perhatikan untuk para remaja pria! Menurut penelitian terbaru, seberapa besar otot Anda di usia remaja bisa memprediksi berapa lama Anda akan hidup.



Para ahli di Swedia, yang melacak lebih dari 1 juta remaja pria selama 24 tahun, menemukan bahwa remaja pria yang memiliki kekuatan otot rendah – otot kaki dan otot lengan yang lemas – akan mengalami peningkatan risiko kematian dini.
Tim peneliti meyakini bahwa kekuatan otot mencerminkan kebugaran secara umum, yang akan menjelaskan keterkaitan dengan kesehatan seseorang. Para ahli menekankan bahwa temuan ini bukan berarti membentuk otot bisa membuat Anda hidup lebih lama.
Pengaruh kurangnya kebugaran otot ini mirip dengan faktor risiko utama untuk kematian dini, seperti obesitas dan tekanan darah tinggi. Ketika para peneliti memperhitungkan faktor-faktor risiko tersebut, mereka menemukan adanya hubungan antara kematian dini dan kekuatan otot.
Remaja pria kurus dan gemuk juga sama-sama bernasib buruk dalam hal harapan hidup, jika mereka memiliki kondisi yang lebih lemah dari kekuatan otot rata-rata. Sedangkan, pria berotot ternyata lebih memiliki peluang bertahan hidup yang lebih baik, bahkan jika mereka kelebihan berat badan.
Selama penelitian, sebanyak 26.145 pria (sekitar 2,3 persen dari total) tercatat meninggal dunia. Penyebab tunggal utama kematian mereka adalah luka karena kecelakaan, bunuh diri, kanker, penyakit jantung dan stroke.
Para remaja yang memiliki kekuatan otot di atas rata-rata mendapatkan 20-35 persen lebih rendah terkena risiko kematian dini dari setiap penyebab, dan juga dari penyakit kardiovaskular.
Mereka juga memiliki 20-30 persen lebih rendah terkena risiko kematian dini akibat bunuh diri dan sampai 65 persen lebih rendah untuk memiliki diagnosis psikiatri, seperti skizofrenia atau depresi.
Sebagai perbandingan, remaja pria berusia 16-19 tahun yang memiliki tingkat kekuatan otot terendah mendapatkan risiko tertinggi meninggal dunia sebelum mereka mencapai usia pertengahan 50-an.
Selama penelitian, para remaja, yang semuanya menikuti wajib militer di Swedia, diminta untuk melakukan latihan pegangan, leg curl, dan push up untuk mengukur kekuatan otot.
“Manfaat dari hidup aktif secara fisik di usia berapa pun mampu mencegah anak-anak dari berbagai jenis penyakit yang berkembang di kemudian hari, serta meningkatkan konsentrasi mereka di sekolah, kesehatan mental secara keseluruhan dan kesejahteraan,” ujar juru bicara Yayasan Jantung Inggris, seperti dikutip BBC.






@http://duniafitnes.com/



Pria Doyan nge-Gym Punya Sperma Lebih Banyak!

Aktivitas nge-gym memang banyak keuntungannya. Selain bisa meningkatkan kebugaran dan massa otot, aktivitas ini ternyata bisa meningkatkan stamina di ranjang dan memuaskan pasangan Anda.



Menurut penelitian terbaru, pria paruh baya yang secara rutin nge-gym ternyata punya jumlah sperma yang lebih tinggi dan ereksi yang lebih kuat. Berkurangnya berat badan juga menangkal dari risiko turunnya kadar testosteron hingga lebih dari 50 persen pada pria yang lebih matang.
Kabar baik ini datang dari hasil penelitian oleh sejumlah dokter di Dublin, Irlandia, yang meneliti sekitar 900 pria dengan usia rata-rata 54 tahun dengan mengambil bagian dalam program pencegahan diabetes AS.
Menurut para peneliti, berat badan dapat menunda atau menghindari terjadinya diabetes di antara pria yang paling rentan terhadap penyakit itu. Tetapi, para ilmuwan mengatakan, jika ingin meningkatkan kualitas kehidupan seks, para pria perlu melakukan olahraga dan diet, seperti dikutip Dailymail.
Tak hanya itu, penelitian ini juga menemukan kadar testosterone yang meningkat dalam proporsi signifikan, seiring dengan jumlah berat badan yang hilang dan penurunan ukuran pinggang berkat nge-gym.



@http://duniafitnes.com/



APAKAH PENDERITAAN SEKADAR KATA ATAU AKTUALITAS?

Apakah penderitaan sekadar kata, atau aktualitas? Jika itu suatu aktualitas, dan bukan sekadar kata, maka kata itu tidak punya makna sekarang, dan yang ada hanyalah rasa sakit yang kuat.

Dalam kaitan dengan apa? Dalam kaitan dengan suatu gambaran, dengan suatu pengalaman, dengan sesuatu yang Anda miliki atau Anda tidak miliki.

Jika Anda memilikinya, Anda namakan itu kesenangan; jika Anda tidak memilikinya, itu kesakitan.

Oleh karena itu, kesakitan, kesedihan adalah dalam hubungan dengan sesuatu. Apakah sesuatu itu sekadar kata-kata, ataukah suatu aktualitas?-

seperti rasa takut tidak mungkin berada sendiri, melainkan hanya di dalam hubungan dengan sesuatu, dengan seseorang, dengan suatu peristiwa, dengan suatu perasaan.

Nah, Anda menyadari sepenuhnya penderitaan itu. Apakah penderitaan itu terpisah dari Anda, dan dengan demikian Anda hanyalah sekadar pengamat, yang mencerap penderitaan itu, ataukah penderitaan itu Anda?

Jiddu Krishnamurti
Buku Kehidupan: Realitas

Yang Boleh dan Tidak Boleh dilakukan Jika Ingin Sixpack

Dalam masyarakat urban, memiliki perut sixpack adalah kebanggan tersendiri. Perut sixpack tidak hanya dianggap sebagai hasil dari latihan berbulan-bulan, tetapi lebih mencerminkan gaya hidup dan jati diri si pemiliknya.


 Mendapatkan perut sixpack pada dasarnya adalah tentang bagaimana menjalankan gaya hidup sehat. Latihan dan menjaga pola makan adalah yang paling utama untuk mendapatkan perut sixpack.
Nah, apa yang seharusnya dilakukan dan tidak boleh dilakukan untuk mendapatkan perut sixpack? Berikut jawabannya untuk Anda.

Yang Harus Dilakukan

Turunkan Body Fat
Ini adalah hal penting yang harus Anda pahami terlebih dahulu. Perut sixpack tidak akan muncul jika masih ada lemak di tubuh, terutama di perut Anda. Untuk mengurangi lemak tubuh maka disarankan melakukan latihan rutin. Kombinasi latihan beban dan kardio adalah cara yang efektif untuk mengurangi lemak tubuh.

Jaga Pola Makan
Latihan saja tidak akan memberikan hasil maksimal jika pola makan Anda masih sembarangan. Imbangi latihan tersebut dengan pola makan rendah lemak dan tinggi protein. Kurangi mengonsumsi makanan yang manis-manis, seperti cake, roti, biskuit, sirup, dan lainnya. Dan tingkatkan konsumsi protein baik dari sumber hewani dan nabati seperti, dada ayam, ikan, susu, kedelai dan olahannya, dan masih banyak lagi.

Jangan Lewatkan Sarapan
Sebuah studi di University of Massachusetts (AS) mengatakan bahwa pria yang sarapan setiap hari memiliki peluang yang lebih besar mendapatkan perut sixpack dibandingkan orang yang melewatkan sarapan.
Hal ini terjadi karena orang yang terbiasa sarapan lebih mungkin untuk mengendalikan nafsu makannya dan terhindar dari porsi makan yang membabi buta di siang hari. Terlebih lagi, selama hampir 9 jam tubuh kita tidak mendapat asupan makanan saat tidur. Oleh karena itu sarapan sangat penting untuk menyuplai kembali nutrisi di dalam tubuh.

Tidur Cukup
Terapkan kebiasaan tidur cukup untuk mendapatkan perut sixpack. Tubuh membutuhkan 7-8 jam tidur untuk fase pembentukan dan pemulihan otot. Penelitian menyebutkan, jika Anda kurang tidur selama 3 hari berturut-turut maka sel-sel otot akan menjadi resisten terhadap hormon insulin. Hal ini menyebabkan penimbunan lemak di sekitar perut Anda dengan memperlambat metabolisme dan meningkatkan nafsu makan.

Yang Tidak Boleh Dilakukan

Sit-up Terus terusan
Sit up memang dapat memberikan tone pada otot perut Anda, tapi latihan ini tidak akan mengikis lapisan lemak yang menutupi otot perut Anda. Daripada membuang-buang waktu Anda hanya untuk melakukan sit up, lebih baik Anda luangkan waktu untuk melakukan kombinasi latihan beban dan kardio.
 
Mengonsumsi Karbohidrat Olahan
Jika Anda suka mengonsumsi roti putih pada waktu sarapan, sebaiknya ganti roti Anda dengan roti gandum utuh. Anda juga bisa mengganti nasi putih dengan nasi merah. Selain bisa membuat perut kenyang lebih lama dengan kandungan seratnya, roti gandum dan nnasi merah juga baik untuk mencegah penyakit diabetes.
 
Melewatkan Waktu Makan
Inilah kebiasaan yang seringkali menjadi bumerang! Kebiasaan ini akan membuat Anda akan merasa sangat lapar yang berakhir dengan makan berlebihan. Akhirnya tubuh Anda akan mengasup lebih banyak kalori dan memicu timbunan lemak. Terutama di perut Anda.
 
Ngemil di depan TV
Penelitian yang dilakukan University of Ohio menyebutkan, orang yang melakukan kebiasaan ngemil di depan tv akan dengan cepat menumpuk 10 persen lemak di perut. Bahkan 10 persen lemak yang bertambah itu ditumpuk hanya dalam jangka waktu 2 jam.
 
Terlalu Stress
Rasa panik, cemas, takut, atau stres akan menaikkan hormon kortisol. Hormon ini akan memberikan efek domino yang negatif pada tubuh karena Anda akan jadi mudah sekali lapar dan metabolisme tubuh melambat. Alhasil, perut semakin buncit dan lingkar pinggang pun melebar.



 @http://duniafitnes.com/




Wednesday, August 14, 2013

Kanker dan Diabetes Bisa Dideteksi Dini Melalui Air Liur


 Dalam beberapa tahun ke depan, pendeteksian penyakit jahat seperti kanker, diabetes dan jantung, akan jauh lebih canggih, simpel, hemat dan mudah.
Para peneliti dari Malmo University di Swedia mengemukakan, berbagai penyakit tersebut dapat  terdeteksi lebih dini hanya dengan pemeriksaan air liur pasien.
Pendeteksian ini, diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya. Baik yang dikeluarkan pasien dan dokter, karena pasien hanya mengirimkan sampel salivanya ke dokter.
Lewat saliva, para dokter dapat mengidentifikasi indikator-indikator penyakit tersebut.
"Alih-alih pergi ke dokter, pasien tinggal mengambil sampel air liur dengan cotton bud dan mengirimnya ke analis atau dokter. Jika tesnya menunjukkan tanda, pasien akan diminta periksakan diri ke dokter," ujar Profesor Bjorn Klinge pemimpin peneliti, seperti yang TRIBUNnews.com kutip dari Daily Mail.
Namun, seperti yang disebutkan sebelumnya, masih butuh waktu yang lama untuk benar-benar memastikan keakuratan pendeteksian. Setidaknya lima sampai sepuluh tahun mendatang.
"Saat ini, kami sudah bisa menggunakan saliva untuk mendeteksi seorang pasien menderita penyakit berbahaya, namun kami belum dapat mendignosis apakah penyakit tersebut menjakit bagian tubuh tertentu," ujar Bjorn.
Di samping itu, perbedaan kondisi tubuh dengan cairan tubuh, seperti saliva dan darah,  juga menjadi faktor penghalang dokter menentukan indikator yang akurat penyakit tersebut.
"Kami berharap dapat menemukan segera komponen dalam saliva yang bisa menunjukkan jika pasien bersangkutan memiliki kemungkinan mengalami penyakit tersebut," kata Bjorn.
Ia juga berharap, perkembangan teknologi kedokteran yang semakin canggih dewasa ini dapat mempercepat kerja dokter menemukan indikator tersebut.